LIWA (Lampost.co) -- Tahun anggaran 2019, Pemkab Lampung Barat mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan fisik sebesar Rp145,180 miliar.

Kepala Bappeda Lampung Barat Okmal, Senin (12/11/2018) mengatakan DAK Fisik sebesar Rp145,180 miliar di tahun 2019 itu jika dibanding jumlah DAK Fisik tahun 2018 ini maka dapat dipastikan terjadi penurunan sebesar Rp82 miliar lebih.



DAK sebesar Rp145,180 miliar itu terbagi tiga item yaitu DAK reguler sebesar Rp62,286 miliar. Kemudian DAK untuk penugasan sebesar Rp34,402 miliar dan DAK afirmasi sebesar Rp48,491 miliar.

Secara rincinya, kata dia, DAK reguler itu akan digunakan untuk pembangunan bidang pendidikan sebesar Rp24,763 miliar terdiri dari SD, SMP dan sanggar kelompok belajar termasuk PAUD/TK dan perpustakaan daerah.

Selain itu, sebesar Rp9,4 miliar juga untuk pembangunan bidang kesehatan dan KB terdiri dari pelayanan kesehatan dasar yang akan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan. Kemudian untuk pelayanan rujukan oleh RSUD. Pelayanan kefarmasian dan perbekalan kesehatan. Lalu ada juga untuk kegiatan keluarga berencana (Dinas KB).

Kemudian untuk sarana air minum, jalan dan sanitasi yang akan dilaksanakan oleh Dinas PU. Kemudian kegiatan industri kecil dan menengah oleh Dinas Koperindagpas. Lalu ada juga untuk bidang pertanian, perikanan, pariwisata.

Sementara DAK untuk penugasan sebesar Rp34,402 miliar meliputi pembangunan bidang kesehatan dan KB sebesar Rp682 juta, untuk pengendalian penyakit dan penurunan stunting. Lalu untuk pembangunan sarana air minum, sanitasi, pembangunan jalan, pasar, irigasi, lingkungan hidup dan kehuatan.

Sedangkan DAK afirmasi sebesar Rp48,491 miliar rincianya adalah untuk kegiatan bidang kesehatan sebesar Rp28,453 miliar yang meliputi penguatan Puskesmas (Dinas Kesehatan). Kemudian untuk bidang pendidikan Rp2,1 (Dinas Pendidikan). Kemudian untuk kegiatan sanitiasi dan air minum, perumahan dan pemukiman (Dinas PU).

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR