LIWA (Lampost.co) -- Guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana serta tingkat kerawanan pangan, Pemkab Lampung Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan setempat tahun ini akan melaksanakan pencadangan beras sebanyak 10 ton.

Kasi cadangan pangan pangan Dinas Ketahanan Pangan Berta Sridarmayanti mendampingi Kadis Rusdi, Minggu (3/6/2018), menjelaskan untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan pangan termasuk kemungkinan adanya musibah bencana maka tahun ini Pemkab melalui pihaknya akan melaksanakan program pencadangan beras kembali dengan rencana sebanyak 10 ton.



Sesuai catatan, kata dia, cadangan pangan Pemkab Lambar sampai saat ini masih tersisa sebanyak 12,1 ton berupa beras dan 8,3 ton berupa gabah. Beras maupun gabah itu merupakan hasil pengadaan di tahun 2016 dan 2017 lalu yang saat ini dititipkan di Bulog Liwa.

Beras maupun gabah itu akan didistribusikan jika ada kejadian bencana yang dialami masyarakat. Beras maupun gabah cadangan itu didistribusikan apabila ada laporan bencana dari masyarakat melalui desa.

Pendistribusian beras cadangan itu, kata dia, tidak hanya diperuntukan bagi masyarakat yang tertimpa musibah bencana saja akan tetapi juga bisa didistribusikan kepada masyarakat jika ada yang mengalami rawan pangan misalnya karena panen anjlok. Namun prosesnya harus ada laporan dari aparat desa yang kemudian ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR