BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)  -- Pascapembangunan jalan layang (fly over) di Jalan Pramuka-Indrabangsawan, kendaraan dari arah Kemiling menuju Tanjungkarang akan menaiki flyover dan melalui Jalan Indrabangsawan. Namun karena kondisi jalan yang sempit, dapat menyebabkan kecelakaan.


Hal itu karena ada titik pertemuan kendaraan dari tiga arah di Jalan Indrabangsawan tepatnya ujung flyover Pramuka Jalan Indrabangsawan.
Tiga arah petemuan kendaraan itu yakni dari arah Kemiling menuju Tanjungkarang, Tanjungkarang yang hendak menuju Kemiling, kemudian dari arah bundaran yang hendak menuju Kemiling.
Kondisi ini menyebabkan ada pertemuan kendaraan dari tiga arah di ujung flyover Pramuka di Jalan Indrabangsawan.



Padahal jalan tersebut tidak memadai karena terlalu sempit dan belokan yang terlalu tajam sehingga terkadang kendaraan sulit untuk berbelok justru memakan badan jalan kendaraan dari arah depannya.

Pemilik warung tidak jauh dari ujung flyover itu menyebutkan kondisi padat di ujung flyover sering terjadi apalagi pada jam-jam sibuk. "Kadang ngeri lihatnya, karena jalan sempit, belokan kecil, jadi kadang makan jalan sebelahnya. Iya kalau enggak ada kendaraan dari depan, kalau ada?, bahaya kan," kata pemilik warung itu.

Andi warga lain meminta Pemerintah Kota Bandar Lampung segera mengambil langkah untuk melebarkan jalan sehingga laju kendaraan tidak tersendat. "Apalagi kalau ada yang parkir dipinggir jalan, udah jalan sempit kan. Jadi harus antre dulu lewatin kendaraan didepan baru bisa lewat," kata pengendara mobil yang juga salah satu driver taksi online ini.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR