BANJARMASIN (Lampost.co)--Meski sudah banyak imbauan soal pembakaran lahan, kebakaran tetap terjadi. Kebakaran lahan yang terjadi sejak awal tahun di wilayah Kalimantan Selatan mencapai sekitar 1000 hektare.

Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kalimantan Selatan Siswansyah mengatakan lokasi lahan yang terbakar terdapat di beberapa wilayah Kabupaten/Kota.



"Kebakaran lahan seluas seribu ha lebih itu terjadi antara 1 Januari sampai 18 Agustus 2018, dan tersebar pada seluruh kabupaten/kota seprovinsi tersebut," kata Siswansyah sebelum rapat paripurna DPRD Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Selasa (21/8).

Siswansyah menjelaskan, luas sebaran lahan yang terbakar berbeda-beda. Luas tersebut dari yang terkecil adalah dua hektare dan paling luas mencapai 266,1 hektare.

Siswansyah memperkirakan, kebakaran lahan di provinsi yang memiliki luas sekitar 3,7 juta hektare itu akan terus bertambah jika musim panas terus terjadi.

Siswansyah mengimbau agar semua lapisan masyarakat bersama-sama meningkatkan kewaspadaan serta menjaga agar kebakaran hutan dan lahan tidak meluas.

"Walaupun misalnya terjadi juga kebakaran hutan dan lahan karena tidak bisa terhindar, tetapi setidaknya kita semua berusaha meminimalkan," jelas Siswansyah.
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR