KALIANDA (Lampost.co) -- Dua oknum anggota Polres Lampung Selatan, dikabarkan diciduk BNN Lampung, karena terlibat transaksi narkoba jenis sabu-sabu dan pil ekstasi, di rumah penginapan Green Lubuk, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Minggu (6/5/2018) sekitar pukul 12:30.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, BNN berhasil mengamankan 5 kg sabu, 2.000 butir pil ekstasi dan uang tunai Rp200 juta. Kedua anggota kepolisian tersebut yakni AS dan TA di duga akan melakukan transaksi narkoba.



Setelah mobil Ertiga bernomor polisi BE-1297-AX yang dikendarai AS tiba di Green Lubuk, BNN langsung lakukan penyergapan. Di dalam mobil tersebut BNN menemukan barang bukti narkoba dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan di kamar nomor 1 tempat AS menginap. Dikamar tersebut BNN berhasil menyita uang tunai sebesar Rp200 juta.

"Belum tahu persis, informasinya yang dibekuk BNN Lampung di Home Stay Grand Way Lubuk itu adalah oknum Anggota Sabhara satu orang dan satu lagi oknum anggota Polsek. Enggak tau Polsek mana. Tapi, informasi ini belum secara past," kata Salah satu Kapolsek yang enggan disebutkan namanya, Senin (7/5/2018).

Hal senada diungkapkan salah satu Camat di Lamsel. Dia mengatakan dirinya Minggu (6/5/2018) siang melihat ada keramaian di halaman  Home Stay Grand Way Lubuk. Tapi, ia tidak menyangka jika itu penangkapan oknum anggota polisi. 

"Oh wajar, kemarin (Minggu, red) enggak sengaja pas saya lewat depan Home Stay itu ramai. Ada beberapa orang berpakaian preman yang memegang orang seperti penangkapan," kata dia.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari kepolisian setempat setempat terkait dua anggotanya yang terlibat transaksi narkoba.

PENULIS

Perdhana Wibisono/Armansyah

TAGS


KOMENTAR