GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Pembalakan liar di register 22 kembali terjadi. Kali ini, KPH, Polhut dan Mitra KPH berhasil mengamankan satu buah truk dengan muatan 40 gelondong kayu sonokeling di Kecamatan Sendangagung, Selasa (3/4) dini hari. Penegakan hukum yang belum menyasar pada dalang pembalakan dinilai menjadi sebab terulangnya perusakan hutan.

Plt KPH Tatang Ismail mengatakan patroli dan pengintaian yang dilakukan KPH, Polhut dan Mitra KPH sejak Senin (2/4) malam hingga Selasa dini hari membuahkan hasil. Satu buah truk warna merah lengkap dengan surat-surat berisi 40 gelondong kayu sono keling berhasil ditemukan. Namun tidak satu pun tersangka berhasil ditangkap.



Informasi yang dihimpun Lampost.co dari salah satu sumber terpercaya, barang bukti berupa truk dan kayu tidak diserahkan kepada aparat di kabupaten, tetapi diserahkan ke tingkat provinsi. "Di kabupaten kemarin ada dua kasus. Sampai sekarang dalangnya belum tertangkap. Jadi kesepakatan semua yang ikut menangkap, kami serahkan kepada aparat di provinsi," kata dia.
 
Ia menambahkan, sebelum penangkapan ini, ada informasi dua truk kayu sonokeling berhasil lolos. Karena itu secara bergantian, patroli dan pengintaian dilakukan.

Sebelumnya, sudah dua bulan Polres Lamteng telah memproses dua kasus pembalakan liar. Tetapi hingga kini belum satu pun dalang pembalakan tertangkap.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR