KOTABUMI (Lampost.co) -- Seorang pelajar siswa SMP menjadi korban sodomi melapor ke Polres Lampung Utara, Senin (3/9/2018). Hingga saat ini, kasus tersebut masih ditangani aparat kepolisian setempat dan pelaku masih dalam pengejara petugas dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung Utara pada Maret 2018 lalu juga mendata dalam satu bulan terakhir ada tiga anak yang menjadi korban sodomi.



M. Salim (48), warga Kotabumi, Lampung Utara usai melapor ke Polres Lampung Utara, Selasa (4/9/2018), mengatakan sebelum kejadian, anaknya yang masih duduk di bangku sekolah SMP berinisal MU (12), di suruh ke warung untuk membeli kopi sekitar pukul 20.00. Namun hingga pukul 21.00, anaknya tak kunjung pulang. Hingga akhirnya pulang dalam kondisi muka pucat dan mengatakan telah disodomi oleh seorang pemuda yaitu Sujarwo, yang diketahui masih tetangganya sendiri.

"Anak saya mengatakan telah disodomi oleh Sujarwo dengan cara dibekap dan tubuhnya diremas-remas serta celana dibuka secara pakasa dan disodomi," kata Salim meniruan penuturan anaknya.

Mengetahui hal itu, dirinya langsung membawa anaknya ke rumah sakit untuk melakukan viusum. Dan hasil visum menyatakan ada bekas luka. "Aksi nekat pelaku sodomi di pingir jalan dekat empang sawah saat anak saya ke warung," terangnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR