Vicenza (Lampost.co) -- Kabar menyedihkan kembali menimpa sepak bola Italia. Salah satu klub sarat tradisi Negeri Pizza, Vicenza Calcio dipastikan dihapus dari struktur kompetisi profesional setelah dicap bangkrut.

Vicenza telah berdiri selama 115 tahun lamanya. Kondisi finansial yang terus memburuk dengan tidak mampunya manajemen klub membayarkan gaji para pemain sejak September tahun lalu membuat Biancorossi atau Si Putih-Merah harus tutup buku.

Para pemain sebelumnya telah melakukan protes dengan cara mogok bermain di beberapa pertandingan terakhir. Sayang, pihak klub tak mampu memenuhi kewajiban membayarkan gaji hingga akhirnya memilih untuk bubar.

Media kenamaan Italia, Corriere dello Sport menyebut pengumuman kebangkrutan dilakukan langsung oleh dewan kota Vicenza. Namun demikian, mereka diperbolehkan untuk tetap menghabiskan musim ini di Serie C.

Musim depan mereka dipersilakan untuk kembali mengklaim hak profesional dengan sejumlah syarat dan ketentuan. Vicenza masih bisa 'bertahan' asal memiliki manajemen baru yang sehat dan nama anyar.

Nantinya, Vicenza harus memulai kompetisi dari Serie D, yang mana merupakan turnamen amatir paling tinggi dalam susunan liga di Italia. Sampai semua syarat dan ketentuan diproses, kontrol nama, sejarah, dan lisensi klub akan menjadi tanggung jawab pemerintah kota setempat.

Kebangkrutan klub Italia sudah terjadi dua kali dalam dua bulan belakangan. Sesama penghuni Serie C, Modena, juga pailit pada November silam.

Vicenza merupakan salah satu klub historis dalam persepak bolaan Italia. Selain pernah meraih Coppa Italia 1997, Lanerossi juga mencicipi gelar juara Piala Winners 1998 silam.

Banyak pesepak bola andal yang pernah bermain di Vicenza, seperti Paolo Rossi dan Roberto Baggio. Pelatih top macam Francesco Guidolin juga sempat menangani Vicenza.

"Kami segenap pemain dan staf klub ingin berterima kasih kepada suporter yang selalu dekat dengan kami di saat-saat sulit ini. Teruslah mendukung kami, selalu! Jangan pernah menyerah! Selalu Forza Vicenza," tulis Vicenza dalam akun Twitter-nya.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR