BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Jaksa Penuntut Umum Pada Kejaksaan Negeri Bandar Lampung menuntut terdakwa Dede Irawan (23) Warga Jalan Imam Bonjol Gang Laksamana, LK II, RT 008, Kelurahan Suka Jawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, dengan pidana penjara selama 13 tahun penjara, atas kepemilikan pil ekstasi 15 butir dengan berat 7,65 gram.

Jaksa Elza Oriza dalam tuntutanya mengatakan terdakwa tanpa hak melawan hujuk memilik, meyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan 1 dalam bentuk bukan tanaman dengan berat melebihi 5 gram, sebagai mana diatur dalam pasal 112 Ayat (1) UUR No 35 tahun 2009 tentang narkotika. " Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Dede Irawan dengan pidana penjara selama 13 tahun, serta denda Rp1 Miliar Subsider 6 bulan penjara," ujar Jaksa.



Jaksa dalam tuntutanya menyebutkan jika perbuatan terdakwa bermula pada 26 April 2018 dimana saat itu terdakwa menerima 100 butir pil ekstasi dari Koko (Belum tertangkap), di Lampu merah Jalan Baypass dekat toko bangunan, kemudian ekstasi yang ia terima langsung diantar selanjutnya diletakkan disamping kuburan Jalan Imam Bonjol, Gang Pisang.

Lalu Hari berikutnya sekitar pukul 11.30 Wib ditempat yang sama yakni Jalan Baypass, terdakwa kembali menerima 50 butir pil ekstasi dari Koko, dengan perintah terdakwa harus mengantar obat terlarang tersebut kejalan Imam Bonjol, Gang Pisang," satu jam setelah itu terdakwa dijanjikan akan diberi imbalan Rp500 Ribu," kata Jaksa.

29 April Koko kembali menghubungi terdakwa dan mengiming-imingi akan memberi uang imbalan sebesar Rp500 Ribu dengan syarat terdakwa harus mengantar ekstasi Kesuatu tempat, terdakwa menyanggupi kemudian keduanya bertemu lagi di Jalan Baypass dekat lampu merah.

" Disitu terdakwa kembali menerima ekstasi sebanyak 100 butir, plastik klip bening berikut timbangan digital dari DPO Koko. 100 butir pil ekstasi dipecah menjadi beberapa bagian sesuai arahan dari Koko," kata Jaksa.

Ekstasi yang sudah dipecah menjadi beberapa bagian tersebut, 15 butir diantaranya terdakwa letakkan disamping kuburan Jalan Imam Bonjol, Gang Pisang, 10 Butir terdakwa letakkan di tiang listrik Jalan Imam Binjol, Gang Hasan, kemudian 60 butir terdakwa letakkan diseberang kuburan Gang Pisang.

15 butir sisa ekstasi berikut plastik kelip bening serta timbangan digital terdakwa bawa kerumahnya dan disimpan dibawah tempat tidur. 2 Mei 2018 saat terdakwa berada dirumahnya anggota polis Direktorat Narkoba Polda Lampung melakukan pengkapan, dari hasil pengkapan itu ditemukan barang bukti 15 butir pil ekstasi, timbangan digital serta plastik klip bening.

Berdasarkan berita acara pemeriksaan laboratoris BNN disimpulkan bahwa barang haram jenis pil ekstasi yang ditemukan dirumah terdakwa benar mengandung MDMA diketok -1, 4-(metikendioksi) fenetilamina terdaptar dalam golongan 1 nomor urut 37 lampiran UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

 

 

 

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR