BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Menyambut Hari Pahlawan Nasional yang diperingati pada 10 November, siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Pelangi Bandar Lampung mengunjungi Museum Lampung. Peringatan Hari Pahlawan di sekolah tersebut tahun ini mengusung tema "mengenal lebih dekat kebudayaan Lampung melalui sejarah para pahlawan di Lampung".
Kepala SDIT Pelangi, Marsitho, mengatakan para siswa amat antusias mengunjungi museum. Di sana, mereka melihat dan mempelajari beragam koleksi sejarah yang terkait dengan terbentuknya bangsa Indonesia.

"Kunjungan museum ini adalah salah satu pembelajaran bagi para siswa untuk lebih mengenal sejarah dan kebudayaan Lampung," kata Marsitho, Selasa (13/11/2018). 



Melalui kunjungan wisata edukasi tersebut, para siswa bisa melihat peninggalan sejarah kebudayaan. "Kami mengajarkan pada siswa bahwa Indonesia terbentuk karena keanekaragaman sehingga harus tetap bersatu untuk mengisi kemerdekaan,” kata Marsitho.

Siswa kelas II SDIT Pelangi, Aqila, mengaku senang bisa mengenal kebudayaan dan sejarah melalui kunjungan di Museum Lampung. “Saya senang ke Museum Lampung. Banyak benda bersejarah di sini, mulai dari benda peninggalan Raden Intan II, Rumah Kenali, Alquran tulisan tangan, Prasasti Batu Bedil, dan masih banyak lagi,” ujar Aqila.

Andi Desfiandi, selaku Ketua Yayasan Alfian Husin, mengatakan pembelajaran para siswa tidak hanya diperoleh di kelas, tetapi juga di luar kelas. Menurut dia, kunjungan itu bisa meningkatkan minat siswa terhadap sejarah dan budaya bangsa. 

"Harapannya, nasionalisme siswa bisa terbangun secara kokoh. Sesuai pidato Soekarno, bangsa yang besar adalah yang menghormati jasa pahlawannya," ujarnya.

 

 

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR