GUNUNGSUGIH (Lampost.co) – Sampah sering dianggap sebagai barang tidak berguna dan dibuang begitu saja. Bagi sebagian yang lain, sampah khususnya sampah plastik dinilai sebagai limbah yang mengganggu lingkungan.
Namun hal ini tidak berlaku bagi ibu-ibu di Kampung Mojopahit, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah. Di tangan kreatif mereka, sampah-sampah plastik disulap menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai jual yang lumayan tinggi. Selain itu juga menggugah kesadaran masyarakat, serta pemanfaatan pembuatan limbah sampah.
Muntamah, penggagas pengolahan sampah plastik di Kampung Mojopahit, mengatakan sudah empat bulan ia mendalami kerajinan limbah dari gelas plastik. Limbah ia sulap menjadi beberapa kerajinan seperti tas, piring, taplak meja, alas piring, gelas dan sejumlah kerajinan lainnya.
“Karena masih baru sejauh ini kami hanya baru produksi dan mengenalkan hasil kerajinan ini kepada masyarakat. Saya kerap memberikan pelatihan kepada ibu-ibu untuk membuat kerajinan ini. Ketimbang dibuang begitu saja atau dirongsokkan dengan harga murah, lebih baik dibuat kerajinan,” ungkapnya, Selasa (26/9/2017).
Dengan adanya program Kampung Entrepreneur Creative (Kece) yang digagas Bupati Lampung Tengah Mustafa, dia berharap bisa semakin menunjang industri kreatif di Lampung Tengah khususnya yang tengah dijalaninya saat ini.
 “Sejauh ini kan kami sebatas produksi. Dengan adanya program Kece, mudah-mudahan kami mendapatkan support yang lebih baik, sehingga kerajinan tangan yang kami buat bisa menambah nilai ekonomi bagi masyarakat. Kami sendiri siap menyukseskan program Kece di masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Syam, Ketua Relawan Kece mengatakan pihaknya siap mendukung segala potensi ekonomi yang tumbuh di tiap kampung, termasuk ekonomi kreatif. Pihaknya siap melakukan pendampingan dan pengarangan untuk pengembangan ekonomi kreatif yang dijalankan masyarakat.
“Kami siap support. Sejauh ini gerakan Kece juga semakin berkembang. Kami telah menyisir pelaku industri atau UMKM di kampung-kampung. Alhamdulillah hampir 100% UMKM mendukung bahkan men-support gerakan yang digulirkan Pak Bupati Mustafa,” pungkasnya.

 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR