BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Provinsi Lampung menjadi salah satu destinasi wisata banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun luar daerah. Hingga Oktober 2017 tercatat jumlah kunjungan ke Lampung mencapai 8 juta orang. Angka ini jauh meningkat dibandingkan tahun lalu yang jumlahnya sekitar 7,5 juta pengunjung.
Lantas, bagaimana dinas pariwisata meningkatkan jumlah pengunjung, serta bagaimana rencana pemerintah meningkatkan pariwisata di Lampung. Berikut kutipan wawancara wartawan Lampung Post Nur Jannah dengan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung Budiharto di Penangkaran Rusa, Wan Abdurrahman, Kemiling, Bandar Lampung, Rabu (27/12/2017).

Bagaimana tanggapan Bapak terkait keamanan dan kesiapan pariwisata di Lampung, dalam rangka menghadapi libur panjang dan Tahun Baru 2018?



Sejauh ini kami terus berupaya untuk berkoordinasi dan bekerja sama dengan stakeholder, untuk menghadapi lonjakan jumlah wisatawan di Lampung. Seperti dengan PHRI, Asita, Polda, Polres, dan sebagainya. Kenapa saya katakan terjadi lonjakan pengunjung karena pada saat liburan natal kemarin terjadi kepadatan pengunjung yang luar biasa, terutama pengunjung dari daerah perbatasan Lampung, seperti OKU, Baturaja, Bengkulu, Banten, dan sebagainya. Mereka liburan rata-rata datangnya ke Lampung, bukan ke Palembang. Kemudian kemacetan di puncak, di Bandung juga mengakibatkan orang dari Jakarta lebih memilih datang ke Lampung. Selain aksesnya mudah, pariwisata di Lampung tidak kalah bagus dan menariknya.
Oleh sebab itu, kami berkoordinasi dan bekerja sama dengan pemilik objek wisata yang tergabung dalam Putri mengimbau untuk terus menjaga kebersihan dan menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Kami juga bekerja sama dengan Polda untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya, kecelakaan di pantai. Kemudian, objek wisata seperti sepeda gantung kami juga mengimbau untuk ada asuransinya, sehingga tahun depan Lampung sudah lebih siap.

Lalu bagaimana antisipasi keamanan menghadapi liburan tahun baru, sebagai puncak daripada liburan akhir tahun?

Menghadapi Tahun Baru, kami lihat bagaimana menghadapi libur panjang Natal seperti kemarin wisata kami aman. Maka, untuk mengantisipasinya kami dibantu pihak kepolisian baik polda maupun korem untuk menciptakan rasa aman. Jadi, Lampung harus menjadi tujuan wisata, ini yang kami sampaikan bahwa ini lo Lampung dan di Lampung ternyata aman. Itu yang harus diketahui masyarakat luar.

Bagaimana dengan perbaikan akses infrastruktur menuju lokasi wisata yang masih kurang mendukung?

Akses ini salah satu yang menjadi perhatian bapak gubernur, bagaimana agar akses menuju lokasi wisata ini semakin baik, sehingga terus meningkatkan jumlah wisatawan. Dan, akses ini sebagai salah satu program percepatan pembangunan. Bahkan, yang tinggal di daerah perdesaan diharapkan bisa keluar dan bisa mengunjungi tempat wisata.

Bagaimana dengan jumlah pengunjung tahun ini, adakah peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya?

Peningkatan jumlah pengunjung meningkat jauh dibandingkan tahun lalu. Saat ini jumlahnya sudah mencapai 10 juta lebih dibandingkan tahun lalu sekitar 7,5 juta, peningkatan ada sekitar 42% sendiri. Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh banyak hal, mulai dari akses informasi, media sosial, dan lain-lain, sehingga objek wisata Lampung banyak dicari orang.
Jumlah tersebut akan terus meningkat hingga pergantian tahun baru mendatang. Orang berkunjung, kemudian foto-foto selfie lalu di upload itu sangat berpengaruh. Secara tidak sadar, mengajak orang lain untuk datang.

Ke depan bagaimana upaya meningkatkan pariwisata di Lampung?

Ke depan kami dari dinas pariwisata bersama dengan seluruh pihak terkait, selalu berusaha dan meningkatkan kerja sama baik dengan PHRI maupun Asita. Minggu ini kami akan kembali menggelar pertemuan untuk membahas kelangsungan pariwisata di Lampung. Koordinasi juga kami lakukan baik formal maupun informal. Belum lama ini, kami mengajak Asita untuk ke Bandung, kami ada kerja sama dengan Asita Bandung, Yogya, Semarang, Bali, Banten, dan sebagainya, dalam rangka meningkatkan kunjungan ke Lampung.

 

Biodata

Nama : Budiharto

Kelahiran : Bandar Lampung, Februari 1959

Alamat : Jalan Jenderal Sudirman, Gang Mawar, Bandar Lampung

Jabatan: Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR