BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kuasa hukum Arinal Djunaidi - Chusnunia menyerahkan ratusan halaman kesimpulan dari jalannya persidangan pemeriksaan pelanggaran administrasi terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) Bawaslu Provinsi Lampung di Kantor Sentra Gakkumdu, Jalan Jendral Sudirman, Bandar Lampung, Senin (16/7/2018).

Kuasa hukum pihak terlapor paslon Arinal Djunaidi - Chusnunia, Andi Syafrani mengatakan dalam persidangan banyak saksi-saksi yang dihadirkan pelapor baik dari M Ridho Ficardo - Bachtiar Basri dan Herman HN - Sutono tidak mengetahui secara langsung kejadian politik uang tersebut.



"Banyak saksi-saksi de auditu, yang tidak melihat dan menyaksikan secara  langsung kejadian. Kemudian dalil yang diutarakan juga tidak sesuai. Banyaknya pernyataan saksi yang mengada-ada. Menurut kita unsur TSM tidak terbukti," katanya usai penyampaian kesimpulan.

Kemudian ia juga menceritakan bahwa pihaknya tidak menemukan tindakan terstruktur, sistematis dan masif dalam fakta persidangan dan saksi-saksi yabg dihadirkan. Ia juga mengatakan bahwa pihaknya memberikan catatan kesimpulan kepada majelis hakim bahwa tidak terbukti unsur TSMnya.

"Buat kesimpulan yang totalnya hampir 200 halaman juga dalam fakta persidangan tidak ditemukan sama sekali (TSM)," katanya. 

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR