Bangkok (Lampost.co) -- Timnas Indonesia U-16 akan menghadapi tuan rumah Thailand dalam lanjutan Kualifikasi Piala Asia U-16 2018, Rabu 20 September malam WIB. Laga ini menjadi ujian sesungguhnya bagi skuat Fakhri Husaini.

Timnas U-16 memulai kualifikasi dengan tren positif. Pada laga perdana, Rendy Juliansyah dan kolega tampil luar biasa saat mengalahkan Kepulauan Mariana Utara dengan skor mencolok, 18-0.



Ketika itu, Sutan Zico mempersembahkan lima gol. Disusul oleh tiga gol Hamsa Lestaluhu, Mochamad Supriadi, Amiruddin Bagus Alfikri, dua gol Rendy Juliansyah, dan satu gol masing-masing dari Amanar Abdillah dan Andre Oktaviansyah.

Indonesia kembali menorehkan hasil oke saat bersua Timor Leste pada pertandingan kedua. Sempat tertinggal oleh gol Paulo Domingos Freitas, Indonesia akhirnya membalikkan keadaaan pada babak kedua.

Adalah Zico yang kembali menjadi momok menakutkan. Dia mencetak hattrick pada menit 61, 64, dan 89. Sampai pertandingan usai, Indonesia mengamankan kemenangan 3-1 dan berhak memimpin klasemen Grup G sementara.

Kini, Indonesia bertemu Thailand, tim yang secara kualitas merata di setiap lini. The War Elephants baru sekali bermain melawan Kepulauan Mariana Utara. Hasilnya, Thailand menggebuka Mariana Utara, 10-0.

"Persiapan kami sebelum melawan Thailand adalah kami latihan ringan guna pemulihan stamina dan tenaga para pemain. Selain itu, saya memberikan kesempatan anak-anak untuk berenang karena itu termasuk latihan ringan dan mereka butuh refreshing ringan," kata Fakhri dalam rilis yang diterima Metrotvnews.com, kemarin.

"Melawan Thailand nanti, kami sudah punya catatan dan evaluasi soal kinerja permainan kami saat melawan Timor Leste. Beberapa kekurangan di sektor pertahanan dan tengah lapangan akan kami perbaiki," sambungnya.

Jelang pertandingan nanti, Fakhri Husaini mengaku sudah mengantongi kekuatan Thailand. Sebab, mereka sempat bertemu saat Piala AFF Juli silam.

"Kami sudah pernah bermain melawan Thailand saat di Piala AFF Juli kemarin dan saat itu kami hanya kalah 0-1. Kami sangat paham, mereka bisa saja mengubah strategi saat melawan kami. Itu wajar, karena pelatih pasti punya beberapa opsi strategi," ujar Fakhri.

"Yang saya lihat kemarin, saat mereka melawan Kepulauan Mariana Utara adalah komposisi pemain mereka tidak banyak berubah. Meski mereka hanya menang 10-0, tetap kami harus mewaspadai semua pemain mereka. Ada pemain mereka yang disimpan, lalu pemain yang mencetak hattrick juga harus kami waspadai," tuturnya.

"Saya mohon doa dan dukungan suporter Indonesia di Tanah Air dan juga yang berada di Thailand. Semoga kami bisa mempersembahkan kemenangan saat melawan Thailand nanti," kata Fakhri.

Kans Indonesia untuk mengalahkan Thailand terbuka. Apalagi, jika mereka memainkan pola yang konsisten dan pantang menyerah. Kini, kita tinggal menunggu strategi seperti apa yang menjadi senjata membongkar pertahanan Thailand.

Prakiraan susunan pemain:
Thailand: Natthawut Paengkrathok, Arthit Bua-Ngam, R. Chatmongkol, Yaidee, Sanmahung, Thanrat Thumsen, Thanrin Thumsen, Sarawut Saowaros, Punnawat Chote, Waragon Thongbai, Nattakit Butsing

Indonesia: Ernando Ari Sutaryadi, Mochamad Yudha Febrian, Ahmad Rusadi, Ammiruddin Bagas Arrizqi, Fadilah Nur Rahman, David Maulana, Mochammad Supriadi, Fadilah Nur Rahman, Amanar Abdillah, Rendy Juliansyah, Sutan Diego

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR