JAKARTA (lampost.co) -- PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) memberikan training otomotif bagi para guru dan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) sebanyak 480 orang di Indonesia, yang telah dimulai sejak 14 November dan berakhir pada 15 Desember 2017. Training ini merupakan bagian dari salah satu program tanggung jawab sosial perusahaan KTB dalam bidang pendidikan yaitu Fuso Vocational Education Program.
Program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya bagi tingkat SMK, pada tahun ini memberikan donasi unit kendaraan dan training guru serta siswa ke-8 SMK di Indonesia, yaitu SMK Mandiri-Medan, SMK PGRI-Palembang, SMK Muhammadiyah 2-Metro, SMK Bina Karya Mandiri 2-Bekasi, SMK Negeri 5-Solo, SMK Negeri 1-Singosari, SMK Bhakti Bangsa-Banjarmasin, dan SMK Darussalam-Makassar.
Presiden Direktur KTB Atsushi Kurita mengatakan program Fuso Vocational Education Program merupakan salah satu dari beragam kepedulian dan konsistensi KTB dalam membangun bangsa melalui dunia pendidikan.
"Melalui program CSR (corporate social responsibility) ini, kami ingin mengajak para guru dan siswa untuk terus belajar meningkatkan ilmu pengetahuan untuk mencapai kesuksesan di masa depan," katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (15/12/2017).
Lebih lanjut dia berharap semoga program ini dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Indonesia, terutama para generasi muda yang harus siap untuk menyongsong masa depan dengan ilmu, keterampilan dan pendidikan yang baik.
Dalam program ini KTB juga menambahkan satu SMK, yaitu SMK As Salam-Bandung, yang pada tahun sebelumnya telah mendapat bantuan kendaraan praktek, yaitu Mitsubishi Colt Diesel. KTB juga  mendatangkan mobile workshop atau bengkel berjalan ke SMK yang terpilih, untuk menunjang kegiatan praktek otomotif para siswa.
Sebagai rangkaian dari Fuso Vocational Education Program' ini, KTB juga memberikan training otomotif bersertifikat kepada para guru, yaitu Fuso Service Technician Education Program (F-STEP) 1 kepada 18 orang guru, yang telah berlangsung pada 4 – 15 September 2017.  

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR