BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kopi herbal aroma kayumanis produksi Srikandi binaan Hi-Link Unila-Ristekdikti 
merupakan varian produk kopi bubuk produksi Kelompok Serba Usaha (KSU) Srikandi yang berlokasi di Dusun Sidorejo, Pekon Ngarip, Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus.

KSU Srikandi telah bermitra selama dua tahun dengan Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Pertanian dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung melalui Program Hi-Link dengan pendanaan dari Kemenristek Dikti.



Kegiatan Tahun pertama kegiatan pengabdian Hi-Link yang diketuai oleh Maria Erna bersama timnya yaitu Ribut Sugiharto, dan Rr Erlina, berhasil meningkatkan produksi melalui perbaiki mutu dan pengemasan. Tahun kedua ini KSU Srikandi berhasil mengantongi sertifikat izin produksi rumah tangga yaitu Produk-Indutri Rumah Tangga (P-IRT). 

Ketua Pengabdian Maria Erna mengatakan, P-IRT ini sangat penting dimiliki oleh UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran. 
Kayumanis (Cinnamomum burmannii Ness&TH.Ness) merupakan agensia citarasa (flavoring agents) yang telah umum digunakan dalam formulasi produk pangan. 

"Produk olahan kayumanis dapat dijadikan dalam bentuk bubuk, minyak atsiri, dan oleoresin. Oleoresin dan minyak atsiri dapat digunakan dalam industry baik makanan, minuman, farmasi, fragrance, pewarna, dan agensia flavoring. Kayumanis mempunyai manfaat bagi kesehatan atau bersifat fungsional oleh adanya sifat antimikrobia yang ditimbulkan senyawa Cinnamaldehyde dan Polifenol, pengendali glucose intolerant, dan diabetes, pengendali proliferasi sel kanker," kata dia kepada Lampost.co, Minggu (9/8/2018).

Disamping itu, minyak atsiri kayumanis mempunyai komponen fenolik yang berpotensi sebagai antioksidan yaitu eugenol, cinamic aldehid dan beta caryophyllene. 

"Belum banyak penggemar kopi ataupun kopi holic yang menyukai kopi herbal ini, namun produk ini mempunyai efek menyehatkan disamping menyegarkan," ungkapnya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR