KALIANDA (lampost.co) -- Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, berhasil gagalkan penyelundupan 352 lembar kulit ular Sanca batik, di areal pemeriksaan Seaport interdiction Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP M Syarhan mengatakan ratusan kulit ular  yang dikemas dalam satu koli di kirim menggunakan kendaraan truk box B-9601-SCE milik Eka Sari Lorena. "Modusnya menggunakan jasa pengiriman barang," kata dia, di Kantor KSKP Bakauheni, Rabu (26/9/2018). 



Paket berisikan kulit ular tanpa dilengkapi dokumen tersebut, dikirim dari Medan, Sumatera Utara, rencananya dikirim ke Kerawang Timur. Jajaran KSKP Bakauheni, berhasil gagalkan penyelundupan ratusan kulit ular, Selasa (11/9/2018) sekitar pukul 16.00. "Dikirim dari Medan dengan tujuan Medan," ujarnya. 


Selanjutnya, kata dia, barang bukti ratusan kulit ular Sanca batik yang sudah kering diserahkan ke Balai Karantina Pertanian. 
"Barang bukti sudah kami serahkan ke karantina pertanian," katanya. 


Kepala KSKP Bakauheni, AKP Rafli Yusuf Nugraha menjelaskan penyelundupan kulit ular sebanyak dua kali menggunakan jasa pengiriman barang. 
"Dua kali diselundupkan menggunakan jasa pengiriman barang," kata dia. 

Penyelundupan pertama berhasil menyita 124 lembar kulit ular Sanca batik, penyelundupan kedua sebanyak 228 lembar. 
"Penyelundupan dalam kurun waktu sspekan dengan jenis yang sama," kata dia.

 

 

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR