BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Komunitas Sadar Kesehatan (KSK) kembali mengadakan kegiatan pengobatan massal gratis yang diselenggarakan di Klinik Kartika, Jalan Pulau Sebesi No. 555, Sukarame, Bandar Lampung.
Ketua KSK Bandar Lampung Zam Zanariah mengungkapkan ada tiga program yang dilakukan KSK, di antaranya healthy care yang bertujuan memberikan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Kemudian, education care adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kepedulian terhadap pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan pengobatan berbagai macam jenis penyakit. Lalu, environmental care yang bertujuan pencegahan penyakit.
"Kegiatan healthy care pengobatan massal gratis yang dilaksanakan hari ini. Untuk kesekian kalinya dilaksanakan di Klinik Kartika," ujar Zam, yang juga dokter spesialis syaraf di Bandar Lampung itu.
Zam menambahkan pengobatan gratis merupakan salah satu program aksi atau rangkaian kegiatan KSK yang bertujuan memberikan pelayanan medis berupa pemeriksaan penyakit, pengobatan, dan konsultasi gratis kepada masyarakat. Pada kegiatan kali ini, pihaknya bekerja sama dengan tujuh dokter spesialis dan umum, serta mahasiswa yang juga anggota aktif KSK.
"Kegiatan kami ini disambut cukup antusias dari masyarakat. Ini dilihat dari jumlah pasien yang mengunjungi acara pengobatan gratis," ujar dia.
Menurut dia, kegiatan seperti ini akan diselenggarakan di seluruh Kota Bandar Lampung secara bertahap dengan harapan masyarakat Kota Tapis Berseri ini dapat menerapkan pola hidup yang sehat, sehingga bisa beraktivitas dengan lancar dan baik. "Semoga dengan kehadiran KSK dapat memberikan partisipasi kepada pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Provinsi Lampung, khususnya Kota Bandar Lampung."
Dalam waktu dekat, KSK mengadakan kegiatan pembagian kaki palsu, operasi katarak, pemilihan Duta Kesehatan 2017, pemeriksaan golongan darah, dan sebagainya. "Kegiatan tersebut rencananya kami laksanakan pada Agustus mendatang. Saat ini kami masih fokus di pengobatan massal," kata dia.

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR