BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Akibar kekurangan air bersih Kecamatan Sukabumi tepatnya di dua kelurahan yaitu Campangjaya dan Campangraya, dalam seminggu terakhir ini kerap mendapatkan bantuan air bersih yang salurkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung. 

Hal itu dikatakan oleh Kepala BPBD Bandar Lampung Syamsul Rahman. Telah memasukinya musim kemarau saat ini, satu kecamatan di Kota Bandar Lampung mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih. "Di Kecamatan Sukabumi sudah beberapa hari ini kita berikan bantuan air bersih. Yang ditujukan untuk dua Kelurahan yaitu Campangjaya dan Campangraya," ujar Syamsul Rahman, Senin (22/7). 



Dirinya menerangkan, pada setiap penyaluran air bersih itu, BPBD memberikan sebanyak 5.000 liter air bersih yang ditujukan untuk satu kelurahan. "Satu kelurahan 5.000 liter dan yang kekurangan air bersih," kata dia. 

Dalam pembagian, BPBD menyerahkan seluruhnya kepada pihak Ketua RT untuk membagikan secara merata bagi warganya yang mengalami kekurangan air bersih. "Untuk sementara yang mengalami kekurangan air bersih dengan intensitas yang cukup banyak di Kecamatan Sukabumi," lanjutnya. 

Selain itu, BPBD Bandar Lampung telah mencatat serta memetakan kawasan daerah bencana di Kota Bandar Lampung. Dan diketahui yakni Kecamatan Panjang dan Sukabumi yang paling rawan bencana terutama saat musim hujan maupun kemarau. 

Dirinya menjelaskan, seperti Kecamatan Panjang, kalau musim hujan berpotensi banjir dan tanah longsor. Sedangkan kalau musim kemarau, kecamatan tersebut rawan angin puting beliung dan kekeringan air. "Begitu juga Kecamatan Sukabumi, kalau musim kemarau rawan kekeringan air bersih dan bencana kebakaran di lahan. Namun pada saat musim hujan terdapat puting beliung dan banjir," jelasnya. 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR