BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerima masukan dan tanggapan masyarakat mengenai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) setelah pihaknya mengumumkan daftar caleg sementara (DCS) kepada masyarakat diberbagai media.

Pihak KPU mengumumkan DCS anggota DPR RI, DPRD provinsi/kabupaten/kota dan presentase keterwakilan perempuan pada 12-14 Agustus 2018. Kemudian dilanjutkan dengan masukan dan tanggapan masyarakat pada 12-21 Agustus 2018.



Komisioner KPU Provinsi Lampung Divisi Teknis, Ahmad Fauzan mengatakan bahwa masyarakat boleh memberikan tanggapannya kepada penyelenggara pemilu terkait bacaleg yang sudah diumumkan oleh pihaknya.

"Sejauh ini belum ada laporan masyarakat yang masuk. Kita juga mempersilahkan bagi masyarakat jika ingin memberikan laporan terhadap bacaleg," katanya di Kantor Sentral Gakkumdu, Jalan Jendral Sudirman, Bandar Lampung, Senin (13/8/2018).

Kemudian ia menjelaskan sesuai dengan PKPU Nomor 20 tahun 2018 tetang pencalonan pasal 22 point 3, masukan atau tanggapan dari masyarakat disampaikan kepada KPU disertai identitas diri yang jelas paling lama 10 hari terhitung sejak DCS Anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota diumumkan.

"Apabila ada laporan dari masyarakat, pihak KPU meminta klarifikasi kepada partai politik atas masukan dan/atau tanggapan dari masyarakat selama 7 hari setelah berakhirnya masa masukan dan/atau tanggapan dari masyarakat," katanya.

Selanjutnya pimpinan partai politik wajib memberikan kesempatan kepada bakal calon yang bersangkutan untuk mengklarifikasi masukan dan/atau tanggapan dari masyarakat. Kemudian parpol menyampaikan klarifikasi secara tertulis kepada KPU paling lama 3 hari setelah permintaan klarifikasi.

"Dalam hal hasil klarifikasi menyatakan bahwa bakal calon yang tercantum dalam DCS Anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD kabupaten/kota tersebut tidak memenuhi syarat, KPU memberitahukan secara tertulis dan memberi kesempatan kepada partai politik untuk mengajukan pengganti bakal calon anggota paling lama 3 hari sejak diterimanya hasil klarifikasi," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR