BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung menyerahkan nasip bakal calon anggota legislatif (bacaleg) yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) kepada pihak Bawaslu Provinsi Lampung untuk melakukan kajian dan keputusan.

Komisioner KPU Provinsi Lampung Divisi Teknis, Ahmad Fauzan mengatakan ada 2 partai politik yang melakukan gugatan kepada Bawaslu Lampung yakni PAN dan PKB. Ia juga menyerahkan kepada pihak Bawaslu untuk melakukan kajian dan keputusannya seperti apa.



"Ada 2 gugatan dari PKB dan PAN. Mekanismenya begitu bila ada caleg yang keberatan maka melalui partai politiknya bisa mengajukan gugatan kepada Bawaslu Lampung. Hari senin ini akan digelar sidang mediasi," katanya usai pleno terbuka penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung terpilih hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) Lampung 2018 di Ballroom Hotel, Jalan Gatot Subroto, Bandar Lampung, Minggu (12/8/2018).

Ia mengatakan selain PKB dan PAN, maka bacaleg partai lainnya yang tidak memenuhi syarat (TMS) di Bawaslu dinyatakan gugur. Meskipun begitu, ia juga mengatakan belum tentu partai yang mengajukan gugatan bisa diterima bacalegnya.

"Kita tunggu saja seperti apa hasil kajian Bawaslu Lampung, kalau memang nanti ada caleg yang bisa masuk berdasarkan pertimbangan Bawaslu maka bisa dimasukan di daftar caleg sementara," katanya.

Sebelumnya, berdasarkan hasil verifikasi terhadap perbaikan daftar calon dan syarat calon yang dilakukan oleh KPU Provinsi Lampung, ada 49 orang bakal calon anggota legislatif yang tidak memenuhi syarat (TMS) dengan rincian PKB sebanyak 6 orang bacaleg, Partai Garuda 1 orang, Partai Berkarya 6 orang, Perindo 6 orang, PSI 10 orang, PAN 16 orang dan PBB 4 orang.

Untuk ditingkat Provinsi Lampung ada 16 partai politik peserta pemilu 2019 DPRD Provinsi Lampung ada 1.003 orang jumlah bakal calon dengan rincian laki-laki 617 orang dan perempuan 386 orang. Untuk partai politik yang memenuhi 100% disetiap dapil 85 orang caleg ialah PKB, Gerindra, Golkar, Partai NasDem, PKS, PAN dan Demokrat.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR