Bandar Lampung (Lampost.co): Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) melakukan fit and proper test (FPT) atau uji kepatutan dan kelayakan kepada 11 (sebelas) orang calon anggota KPU Provinsi Lampung Periode 2019/2024 di Ruang Counselor Lantai II Hotel Novotel Jalan Gatot Subroto, Bandar Lampung, Selasa, 8 Oktober 2019. 


11 orang Calon Anggota KPU Provinsi Lampung yakni Petahana KPU Provinsi Lampung yakni Antoniyus, Erwan Bustami, dan M. Tio Aliansyah. Selanjutnya ada Ali Sidik yang saat ini beraktivitas sebagai pengajar/tutor Universitas Terbuka dan juga pernah menjabat sebagai Komisioner Bawaslu Lampung. Sementara itu peserta dari unsur wiraswasta Esti Nur Fathonah.




Kemudian Anggota KPU Kabupaten/Kota juga ikut berkompetisi yakni Anggota KPU Metro Agus Riyanto, Anggota KPU Lampung Selatan Titik Sutriningsih, Anggota KPU Lampung Selatan Siti Fatimah, Anggota KPU Lampung Utara Marthon, Anggota KPU Pringsewu Warsito dan Anggota KPU Tulang Bawang Barat Ismanto.


Fit and proper test tersebut dilakukan oleh 2 Komisioner KPU RI yakni Komisioner KPU RI Divisi SDM, Organisasi Diklat dan Litbang, Ilham Saputra dan Komisioner KPU RI Divisi Data dan Informasi, Viryan secara tertutup. Pelaksanaan tes tersebut digelar pada pukul 15.00 WIB didahului dengan pengarahan terlebih dahulu oleh KPU RI. 


Setelah itu sesuai undian satu peserta calon komisioner KPU Provinsi Lampung memasuki ruangan untuk dikupas habis mengenai integritas, kepemiluan, visi misi dan klarifikasi mengenai tanggapan masyarakat yang melaporkan track record masing-masing peserta.


Peserta seleksi Calon Anggota KPU Provinsi Lampung, Agus Riyanto mengatakan bahwa dalam pelaksanaan fit and proper test digali mengenai berbagai pengetahuan tentang kepemiluan. Secara garis besar ia menceritakan visi-misi mengenai niatan dan apa yang akan diperbuat ketika menjadi Komisioner KPU Provinsi Lampung.


"Kita ditanya visi-misi, tentang kepemiluan, regulasi, problem-problem yang terjadi dilapangan," katanya usai melaksanakan fit and proper test kepada Lampung Post.


Kemudian ia juga menceritakan mengenai pembangunan kelembagaan KPU kedepan. Ia mengatakan bahwa kedepan KPU harus lebih baik untuk mensuksekan pesta demokrasi. Ia juga berharap bahwa penyelenggara pemilu lebih modern dan terpercaya karena kedepan perpolitikan akan terus dinamis. Kedepan kelembagaan dengan digitalisasi juga membantu kerja KPU memberikan pelayanan kepemiluan kepada masyarakat, apalagi masyarakat lebih cerdas dan lebih modern.


"Ikhtiar sudah dilakukan. Kita serahkan kepada KPU RI, kita siap untuk diterima ataupun tidak diterima sebagai anggota KPU Lampung," kata Anggota KPU Metro ini.


Setelah peserta mengikuti melaksanakan berbagai tahapan tes mulai dari Penelitian Administrasi, Tes Tertulis, Tes Psikologi, Tes Kesehatan, dan Tes Wawancara Calon. Selanjutnya peserta akan mengikuti fit and proper test (FPT) atau uji kepatutan dan kelayakan oleh KPU RI maka selanjutnya KPU RI akan mengelar pleno untuk penetapan 7 orang anggota KPU Provinsi Lampung Periode 2019/2024 terpilih yang siap bertugas mensukseskan penyelenggaran pemilu selama 5 tahun kedepan. Sementara itu untuk jabatan anggota KPU Provinsi Lampung Periode 2014/2019 akan habis pada 15 Oktober 2019 ini. 

 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR