BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung meresmikan Lamban Demokrasi atau rumah pintar pemilu KPU Lampung Barat, Rabu (19/12/2018). Peresmian Lamban Demokrasi dilakukan oleh komisioner KPU Provinsi Lampung divisi Perencanaan dan Logistik, Erwan Bustami.

Ketua KPU Lampung Barat, Imtizal, mengatakan Lamban demokrasi merupakan  sebuah konsep pendidikan pemilih sebagai sarana memberikan pengetahuan, pemahaman, kesadaran dan inspirasi masyarakat tentang pentingnya pemilu. 
"Lamban demokrasi diharapkan dapat membentuk generasi bangsa yang mampu menterjemahkan nilai demokrasi sebagai khitahnya. Bentuk kegiatan di lamban demokrasi meliputi publikasi kegiatan, invitasi publik, kalender event dan dikusi komunitas," jelasnya.



Sementara Komisioner KPU Provinsi, Erwan Bustami, mengatakan dalam lamban demokrasi setidaknya terdapat empat klasifikasi ruang yang memiliki fungsi penayangan audio vidual, ruang pamer, ruang simulasi dan ruang diskusi. "Keempat ruang itu tidak menjadi syarat mutlak, namun bisa jadi padatkan menjadi satu dengan mempertimbangkan daya dukung dan ketersediaan sarana-prasarana dimasing-masing daerah," kata dia. 
Lamban demokrasi, kata Erwan, diharapkan bisa mengedukaai masyarakat akan pentingnya  pemilu dan demokrasi dengancara memperkenalkan nilai-nilai dasar pemilu, meningkatkan pemahaman akan pentingnya demokrasi serta menanamkan kesadaran nilai-nilai berdemokrasi. 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR