KRUI (Lampost.co)--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Barat menggelar konferensi pers usai melakukan pleno kajian terkait pertemuan PPK di Pesisir Barat yang diduga menerima gratifikasi dari caleg DPR-RI dari DP 1 Lampung, Imer Darius.

Ketua KPU Pesisir Barat Yurlisman mengatakan hasil klarifikasi pihaknya dengan memanggil 11 PPK yang ada di kabupaten itu memang ada pemberian uang, tai itu dianggap bukan gratifikasi.



"Kami memanggil 11 PPK. Pengakuan mereka memang dikasih uang transpor dan uang makan, tetapi mereka (PPK) tidak menyebutkan nominal uang yang mereka terima dari tim caleg itu. Itu memang dari tim Imer (Imer Darius). Tidak ada pembicaraan terkait politik, hanya silaturahmi. Apalagi waktu itu kan belum penetapan DCT (daftar calon tetap), Imer masih sebagai wakil ketua DPRD provinsi," kata Yurlisman kepada di kantor KPU setempat, Selasa (8/1/2019).

Yurlisman mengatakan pihaknya hanya menerima pengakuan PPK menerima uang, tetapi kalau jumlahnya berapa, pihaknya tidak mendapat penjelasan dari PPK. Lalu, pembagian jam dari caleg kepada PPK, kata Yurlisman, PPK tidak mengakui itu.

"Dari sebelas PPK, ada delapan PPK yang mengakui ikut pertemuan itu, semua dihadiri oleh ketua PPK-nya, hanya Kecamatan Pulaupisang yang dihadiri anggotanya," ujar Yurlisman.

Pihaknya memberikan sanksi peringatan keras kepada PPK tersebut. "Peringatan keras secara tertulis yang kami sampaikan kepada bersangkutan dan kalau pada kemudian hari ditemukan kejadian serupa langsung diberhentikan," kata Yurlisman.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR