PESAWARAN (Lampost.co)--Badan pengawasan pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran telah melakukan konfirmasi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran, terkait bakal calon legeslatif, Hipni Idris yang tersandung kasus tindak pidana Korupsi (tipikor), namun bisa lolos dalam daftar calon Sementara (DCS). 

Ketua Bawaslu Kabupaten Pesawaran, Ryan Arnando mengatakan, terkait kasus korupsi salah satu bakal calon anggota legislatif (caleg) yang lolos dalam DSC dibenarkan KPU dan Polres Pesawaran.
"Petugasnya sudah melakukan kroscek kemarin, keterangan dari KPU membenarkan bakal calon legeslatif, Hipni Idris tersandung kasus korupsi dan keterangan dari Polres Pesawaran juga demikian. Prosesnya sedang ada upaya hukum untuk banding di pengadilan,"kata Ryan, Jumat (24/8/2018).

Bedita Terkait: Divonis Rendah, Anggota DPRD Pesawaran Ngotot Tidak Bersalah dan Ajukan Banding



Dia menjelaskan, berdasarkan informasi dari petugasnya, sesuai mekanisme yang ada di KPU akan melakukan klarifikasi terkait kasus  ini ke partai politik yang bersangkutan atau yang mengusung Hipni Idris. 
"Sebelumnya memang tidak ada cacatan sehingga bisa terbit SKCK dan sekarang ada SKCK baru yang ada catatan bahwa yang bersangkutan tersandung kasus korupsi.  Dan informasinya besok,  Sabtu (25/8) KPU akan melakukan klarifikasi ke partai (PDIP) yang mengusung Hipni Idris, "ujarnya.  

 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR