KALIANDA (Lampost.co) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Selatan belum menghitung surat suara rusak. Pasalnya, pelipatan surat suara belum selesai dilaksanakan.

"Ya belum selesai, pekerjaan pelipatan surat suaranya. Sehingga, kami belum tahu berapa surat suara rusak. Tapi, sudah dipastikan ada surat suara yang rusak," ujar M.Abdul Hafidz, Selasa (12/6/2018), ketika ditemui di kantornya.



Disinggung mengenai surat suara rusak apakah hal ini disebabkan karena kualitas bahannya yang tidak baik (bagus), M. Abdul Hafidz menjelaskan untuk kualitas bahan suara bagus. Namun, ada surat suara yang ada kelebihan sedikit diujungnya dan pada surat suara tidak ada halaman untuk tanda tangan Kelompok Penyelenggara Pemunggutan Suara (KPPS) dibelakang gambar para calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung 2018.

"Nanti, setelah selesai pekerjaan pelipatan surat suara baru akan dihitung berapa surat suara yang rusak. Nah, kerusakan surat suara nanti akan dilaporkan kepada KPU Provinsi Lampung. Apakah nantinya surat suara itu akan diganti atau bagaimana upaya apa yang dilakukan KPU Provinsi Lampung, kami belum tahu," jelasnya. 

Lebih lanjut dia, menambahkan surat suara yang didapatkan oleh KPUD Lampung Selatan sebanyak 717 ribu surat suara. 

"Jumlah surat suara sebanyak 717 ribu tersebut sudah termasuk surat suara untuk cadangan sebesar 2,5 persen atau 17 ribu dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Lamsel untik Pilgub sebanyak 699.932," tambahnya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR