BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung mengajak jajaran stacholder yang ada di Provinsi Lampung dan 15 Kabupaten/Kota baik dari unsur pemerintah daerah, penyelenggara pemilu, akademisi, kelompok masyarakat dan media untuk mengupas persoalan daftar pemilih saat gelaran pemeilihan kepala daerah (Pilkada) serentak gelombang ketiga pada 27 Juni 2018 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Komisioner KPU Provinsi Lampung Divis Program dan Data Pemilih, Handi Mulyaningsih. Ia mengajak seluruh stacholder untuk melakukan rapat koordinasi pemutakhiran data pemilih di Hotel Novotel Bandar Lampung, Jumat (22/9/201).



"Kita mengajak kepada seluruh instansi untuk berkoordinasi dalam rangka pemutakhiran data pemilih sebagai upaya percepatan perekaman data menuju daftar pemilih tetap (DPT) Pilgub Lampung yang berkualitas," katanya dalam sambutannya.

Persoalan DPT memang menjadi sorotan dalam gelaran pemilihan kepala daerah, maka dari itu pihaknya terus mempersiapakan segala sesuatunya agar potensi-potensi pelanggaran mengenai daftar pemilih bisa diantisipasi secara dini.

Dalam rakor tersebut juga dihadiri narasumber yakni Hery Suliyanto sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung, Zudan Arif Fakrulloh sebagai Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Drajat Wisnu Setiawan sebagai Sekretaris Ditjen Dukcapil.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR