SUKADANA (Lampost.co)-- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Timur, Rabu (1/5/2019) melakukan pencocokan C1 pada sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Labuhanmaringgai. 
 
Pencocokan C1 tersebut merupakan tindaklanjut dari adanya pengaduan salah satu calon anggota legislatif DPRD Provinsi Lampung dari Partai Demokrat Yandri Nazir ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lamtim. 
 
Ketua Komisioner KPU Lamtim Andri Oktavia mengatakan, laporan yang masuk ke Bawaslu Lamtim tersebut disertai alat bukti yang jelas dan terinci. Sehingga pengaduan tersebut dapat ditindaklanjuti. 
 
"Pelapor melampirkan bukti fotokopy C1 serta data rinci tentang dugaan penggelembungan suara, karena itu dapat kami tindaklanjuti," kata Andri. 
 
Untuk mencocokkan C1 tersebut kemudian disepakati dengan membuka kotak suara dari lima TPS sebagai sampel guna membuktikan ada tidaknya penggelembungan suara seperti yang dilaporkan tersebut. 
 
Ternyata setelah dilakukan pencocokan antara C1 pelapor, C1 Bawaslu, C1 berhologram KPU dan data C1 Plano, tidak ditemukan adanya penggelembungan suara. Karena data C1 berhologram KPU ternyata sama dengan C1 Plano pada TPS dan hasil penghitungan suara PPK Labuhanmaringgai. 
 
Pada kesempatan tersebut Andri Oktavia mengatakan jika terdapat calon lain yang merasa keberatan dengan hasil penghitungan suara di tingkat PPK, maka dipersilahkan untuk  mengajukan keberatan atau permohonan pencocokan C1. 
 
"Pengaduan dan permohonan pencocokan C1 itu pasti akan kami tindaklanjuti dengan catatan harus disertai bukti,” tandas Andri. 

 

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR