BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung mengajak peserta pemilihan umum untuk mengedepankan pendidikan politik dimasa kampanyenya sesuai dengan PKPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye.

Komisioner KPU Kota Bandar Lampung Divisi Partisipasi Masyarakat dan Kampanye, Fadilasari mengatakan kampanye adalah tahapan yang sangat penting, karena bertujuan untuk melakukan pendidikan politik dan mengajak masyarakat untuk memilih.  



"Kampanye akan dimulai tanggal 23 September hingga 13 April 2019 untuk jenis pertemuan terbatas, tatap muka, penyebaran bahan kampanye, pemasangan alat peraga kampanye (APK), media sosial, debat pasangan calon presiden dan wakil presiden, serta kegiatan lain yang tidak melanggar. Sementara  untuk iklan media cetak, media elektronik, dan media dalam jaringa derta rapat umum, waktunya dimulai 24 Maret 2019 hingga 13 April 201,” katanya, Sabtu (8/9/2018).

KPU Kota Bandar Lampung akan memfasilitasi pengadaan APK jenis baliho dan spanduk untuk tim  kampanye calon presiden dan wakil presiden, pengurus partai politik, dan perseorangan DPD. Sementara desain dan materi baliho serta spanduk itu dibuat dan dibiayai oleh peserta pemilu.

“Berbeda dengan pemilihan wali kota dan pemilihan gubernur lalu, pada pemiliu 2019 ini, pemasangan APK menjadi tanggung jawab peserta pemilu. Perawatan, pemeliharaan dan pembersihan  APK yang sudah diserahkan pada peserta pemilu, menjadi menjadi tanggung jawab peserta pemilu, yang  harus diturunkan atau dibersihkan paling lambat satu hari sebelum hari pemungutan suara.  

Lokasi pemasangan APK tidak boleh berada di tempat ibadah termasuk halamannya, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, gedung milik pemerintah, dan lembaga pendidikan.   “Pemasangan APK harus dilaksanakan dengan mempertimbangkan etika, estetika, kebersihan, dan keindahan kota, atau kawasan setempat.  Sementara pemasangan APK pada tempat milik perseorangan atau badan swasta, harus mendapat izin dari pemiliknya," katanya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR