JAKARTA (Lampost.co)--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan (ZH) sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tahun anggaran 2018.

Adapun penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah KPK berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di sebuah hotel di Bandar Lampung, Kamis (26/7/2018) malam. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan sebanyak 13 orang yang terkait pembagian fee proyek antara lain ZH, ABN, AA, GR, THM, N, EA, S, SUD, DI, F, E dan LTI.
"KPK tingkatkan ke penyidikan dan tetapkan sebagai tersangka kepada GR, pihak swasta pemberi suap dan ZH penerima suap yaitu seorang Bupati serta ABN, anggota DPRD Lampung Selatan," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat jumpa pers di Jakarta, Jumat (27/7/2018) malam.



Dia mengatakan, dalam operasi tangkap tangan tersebut, KPK menyita uang Rp600 juta dalam pecahan uang Rp100 ribu dan Rp50 ribu. "Uang tersebut KPK amankan dari tangan ABN sebanyak Rp200 juta dan Rp400 juta dari AA yang menyimpan uang terkait fee proyek di rumahnya," tuturnya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR