BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyambangi Markas besar Kejaksaan Tinggi Lampung terkait lanjutan penyelidikan kasus dugaan korupai mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati Lampung timur.

 



Pantauan Lampost.co, Rabu, 11 September 2019, setidaknya ada 4 hingga 5 orang tim KPK yang menyambangi Kejaksaan Tinggi Lampung Sejak pagi hingga petang. Berdasarkan informasi, tim KPK datang ke Lampung kembali mengusut tuntas mobil dinas bupati dan wakil bupati Lampung Timur.

 

Sekitar pukul 16.56 WIB, rombongan KPK yang mengendarai mobil hitam jenis Inova dengan nomor polisi BE 1432 CO pergi meninggalkan kantor Kejaksaan Tinggi Lampung.

 

Sebelum meninggalkan kantor Kejati, mereka sempat berbincang dengan Kejati Lampung Sartono didepan halaman kantor itu, namun sayang pengawal Kejaksaan setempat tidak memperbolehkan Lampost.co mewawancarai Kepala Kejati dan rombongan KPK beserta tim dari Kejagung.

 

" Jangan mas jangan dulu, itu hanya pertemuan biasa dia nggak mau wawancara. Prosedur kalau mau liputan disini harus melalui Bang Ari (Kasipenkum)," kata pengawal Kajati Sartono.

 

Semestinya tim Kejaksaan dan KPK sudah sejak lama menetapkan tersangka dalam kasus korupsi Randis Bupati Lamtim tersebut, namun dua Instasi penegak hukum ini terkendala penghitungan kerugian negara.

 

Diketahui kasus Randis bupati Lampung Timur ini bergulir sejak dua tahun silam, namun hingga hari ini tidak ada satu pun tersangka yang ditetapkan. Beberapa bulan terakhir tim KPK bersama Bidang Pidana Khusu Kejati Lampung bersama sama melakukan penyidikan dan melakukan pemanggilan beberapa saksi.

 

Asisten Tindak Pidana Khusus Andi Suharlis sempat mengatakan jika kasus tersebut hanya menunggu kerugian negara usai dihitung, gelar perkara pun sudah beberapa kali dilakukan bersama KPK.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR