BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--KPK RI memperpanjang masa penahanan 3 dari 4 anggota DPRD Lampung Tengah yang menjadi tersangka, suap pinjaman Pemkab Lampung Tengah, kepada PT SMI, dan pengesahan APBD pemkan Lampung Tengah tahun 2018. Mereka yakni Achmad Junaidi, Bunyana, Raden Zugiri.

"Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan selama 40 hari dimulai tanggal 19 Mei 2019 s/d 27 Juni 2019 untuk 3 tersangka  RZ(Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah periode 2014-2019), AJS (Ketua DPRD Kabupaten Lampung tengah periode 2014-2019), dan BU(Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah periode 2014-2019)," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada Lampost.co, Rabu (15/5/2019).



Pada perkara ini, KPK menetapkan 7 tersangka yakni, mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa, ia dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 KUHP.

Kemudian yakni Budi Winarto selaku pemilik PT Sorento Nusantara dan Simon Susilo sebagai pemilik PT Purna Arena Yudha, keduanya dijerat Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Tak ditahan.

Kemudian empat anggota DPRD Lampung Tengah juga menjadi tersangka yakni, Achmad Junaidi, Bunyana, Raden Zugiri, dan Zainudin.
Keempatnya dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR