BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan memeriksa para anggota DPRD Lampung Tengah, pada Senin (11/2/2019).

Pemantauan lampost.co beberapa mobil terparkir di halaman SPN Kemiling Polda Lampung, yang diduga milik para anggota DPRD dan KPK.



Lampost.co mendapatkan dokumen dengan judul Tanda Terima dari KPK RI, untuk Senin ini terdapat 10 orang yang diperiksa KPK.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah membenarkan adanya Pemeriksaan di SPN Kemiling Polda Lampung, terkait APBD Lampung Tengah 2018, dengan tersangka mantan Bupati Lamteng Mustafa, dengan nilai fee proyek mencapai Rp95 miliar.

"Hari ini dilakukan pemeriksaan terhadap 10 orang dari unsur pimpinan dan anggota DPRD Lampung Tengah di SPN Polda Lampung untuk tersangka MUS. Pada para saksi didalami informasi tentang dugaan penerimaan uang dari Bupati melalui perantara terhadap tersangka," ujarnya, Senin (11/2/2019).

Mereka yang diperiksa yakni: 
Riagus Ria, Wakil Ketua II DPRD Lampung Tengah 
Joni Hardito, Wakil Ketua III DPRD Lampung Tengah 
Evinitria, Anggota Komisi I DPRD Kab Lampung Tengah 
Hakki  
Yulius Heri Susanto, Anggota Komisi I DPRD Kab Lampung Tengah
Made Arka Putra Wijaya, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kab Lampung Tengah
Seanul Abidin, Anggota Komisi I DPRD Kab Lampung Tengah 
Singa Ersa Awangga, Anggota Komisi I DPRD Kab Lampung Tengah
Ariswanto, Anggota Komisi I DPRD Kab Lampung Tengah
Jahri Effendi, Anggota Komisi I DPRD Kab Lampung Tengah.

"Terkait dugaan penerimaan suap atau gratifikasi oleh MUS dan dugaan aliran dana pada sejumlah Anggota DPRD Lampung Tengah," katanya.

Selain itu, total ada 40 orang yang bakal diperiksa, 37 unsur DPRD dan 3 dari sopir.
Direncanakan sekitar 40 orang anggota DPRD dan saksi lain akan diperiksa dalam proses penyidikan ini. Rencana mereka diperiksa mulai Senin hingga Jumat (11-15/2/2019).

Dikonfirmasi  Kepala SPN Kemiling Polda Lampung Kombes Sis Mulyono tidak mengetahui hal tersebut.

"Saya belum dapat informasi karena masih ada agenda di luar SPN, tapi kan biasanya KPK kalau memeriksa, dia diam-diam gitu," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari juru bicara KPK Febri Diansyah. 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR