Jakarta (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal menindaklanjuti dugaan 'penggelapan' aset Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) oleh Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo. Tercatat, ada 3.226 barang Kemenpora yang belum dikembalikan Roy Suryo.

"Terkait dengan aset-aset, saya sudah dapat informasi bahwa memang ada temuan-temuan BPK yang harus ditindaklanjuti," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (7/9/2018).

KPK berharap mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu segera mengembalikan barang milik negara tersebut. Terlebih, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah mencatat daftar barang Kemenpora yang belum jelas keberadaannya.

"Jadi kami tentu berharap dalam konteks pencegahan sebisa mungkin aset yang memang dimiliki oleh negara itu bisa dipulihkan dan dikembalikan ke negara," ujar dia.



Jika barang-barang Kemenpora belum dikembalikan karena persoalan administratif, menurut Febri polemik ini tentu bisa diselesaikan dengan cara administratif.

Kementerian Pemuda dan Olahraga melayangkan surat nomor 523/SET.BII/V/2018 tanggal 1 Mei 2018. Surat perihal pemberitahuan pengembalian BMN yang ditujukan kepada Roy Suryo.

Surat itu dilayangkan menanggapi hasil pemeriksaan tim BPK soal temuan 3.226 BMN yang belum dikembalikan. Dalam surat tersebut. Kemenpora meminta Roy Suryo segera mengembalikan BMN untuk diinvestarisasikan. Surat ditandatangani Gatot S Dewa Broto.
 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR