BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Penerapan E-planning dan e-budgeting akan terintegrasi via online. Hal tersebut dimaksudkan agar pemerintah Provinsi Lampung maupun Kabupaten dan kota dapat menjalankan tugasnya dengan fokus. 
Kepala Satuan Tugas III Koordinasi dan Supervisi pencegahan KPK RI, Adlinsyah Malik Nasution mengatakan  E-planning dan E-budgeting yang terintegrasi juga akan meningkatkan pengawasan anggaran daerah. 
"Aplikasi E-planning dan E-budgeting tentu akan memudahkan kawan-kawan di pemprov dan Pemda untuk bekerja lebih  fokus sesuai dengan anggaran yang realistis dan bisa dipertanggungjawabkan, "kata dia usai penandatanganan MoU Aplikasi E-planning da  E-budgeting antara pemerintah Provinsi Lampung dengan pemerintah Kabupaten dan Kota se Lampung di, Gedung Pusiban,  Komplek Gubernur Lampung,  Selasa (17/7/2018).
Nantinya perencanaan dan penganggaran akan satu harga dan tidak akan terjado mark up anggaran yang akan merugikan negara.
 "Dengan aplikasi itu,  tidak akan ada korupsi karena semua akan terpantau," imbuhnya. 
Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Lampung Minhaiin menambahkan program ini terlaksana pada anggaran tahun 2019, sebagai penyempurnaan alikasi E-planning dan E-budgeting yang saat ini sedang berlansung.
"Pemprov Lampung akan menyiapkan aplikasi E-planning dan E-budgeting untuk tahun depan," paparnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR