USIA lanjut bukan halangan untuk terus berkreasi dan bermanfaat buat lingkungannya. Hal itu dibuktikan oleh Komunitas Seni dari Masa ke Masa yang disingkat Kosdamas Kota Metro.

Berdiri sejak tiga tahun lalu, berbagai kegiatan sosial telah dilakukan komunitas ini. Misalnya, menyantuni anak yatim piatu, orang jompo, membantu keluarga kurang mampu, pejuang, dan aktivitas sosial lainnya.



Ketua Kosdamas, Bangkit Haryo Hutomo, mengungkapkan keberadaan komunitas ini bertujuan untuk memberikan manfaat terhadap lingkungan dan pemerintah setempat. Ditilik dari namanya, selain berkegiatan sosial, keberadaan komunitas ini juga mengemas tembang kenangan yang sesuai kesepakatan antaranggota.

Dalam artian, satu bulan atau dua bulan sekali, komunitas ini menggelar pertemuan sekaligus menyanyi bersama. Pertemuan itu tidak mesti formal, tetapi bisa dilakukan melalui grup WA yang memang sudah dijadikan wadah komunikasi jarak jauh.

"Bisa saja pertemuan itu, saat ada anggota Kosdamas ulang tahun, mendapatkan cucu, atau syukuran keberhasilan karena anaknya lulus sekolah," kata Bangkit di Sekretariat Kosdamas, beberapa waktu lalu.

Wali Kota Metro Achmad Pairin, sekaligus sebagai pelindung komunitas ini, menjelaskan keberadaan Kosdamas memberikan kontribusi dan manfaat bagi lingkungan. "Saya sangat menghargai dan mendukung keberadaan Kosdamas ini. Meski komunitas ini dihuni orang-orang berusia tua, masih memiliki semangat untuk berkreasi baik itu kegiatan sosial maupun tembang kenangan," ujar Pairin.

 

Perkumpulan

Iskandar, penasihat Kosdamas, menambahkan berdirinya komunitas ini tujuan semula memang untuk perkumpulan orang-orang yang memang sudah cukup tua. Artinya, mereka yang tergabung memang sudah pensiun, baik dari PNS, swasta, maupun juga BUMN/BUMD. Namun, ada juga anggota yang memang masih aktif sebagai abdi negara.

"Komunitas ini terdiri atas berbagai latar belakang. Ada mantan PNS, swasta, jurnalis, pengusaha, dokter, pedagang, petani, dan lainnya. Kalau sudah kumpul ya senang dan kami bisa berbagi pengalaman hidup," kata Iskandar yang kini memasuki usia kepala tujuh.

Dokter Insani, yang juga penasihat Kosdamas, menambahkan kegiatan teranyar Kosdamas yakni saat memeriahkan HUT kemerdekaan pada 17 Agustus tempo hari. Beragam perlombaan mulai dari tarik tambang, bakiak, main bola pakai topeng, hingga lomba nyanyi juga dilakukan.

"Dalam lomba ini bagi para pemenang juga diberikan hadiah hiburan berupa sabun, Supermie, mangkuk, pokoknya yang berkaitan dengan ibu rumah tangga," ujarnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR