BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Jaksa Penuntut Umum Kejari Lampung Timur menuntut terdakwa kasus korupsi atas nama Susanto selaku direktur PT Achilles Raja, dengan pidana penjara selama 8 tahun kurungan. Terdakwa merupakan direktur dari pengerjaan proyek jalan yang diindikasikan melakukan korupsi hingga Rp1,6 miliar.

Jaksa Penuntut Umum M. Habi pengganti Jaksa Median Suardi mengatakan bahwa terdakwa merupakan pekerja pembangunan jalan di Kabupaten Lampung Timur menuju Way Kambas, senilai Rp3,5 miliar.



Jaksa M. Habi menyebutkan terdakwa Sutanto terbukti melanggar Pasal 2 Ayat (1) juncto Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi. Selain dituntut 8 tahun , terdakwa diwajibkan membayar denda Rp200 juta subsider 6 bulan penjara ,serta uang penggati sebesar Rp1,4 miliar. Apabila tidak dibayar harta benda akan disita, dan jika tidak mencukupi maka ditambah dengan hukuman penjara selama 4 tahun.

"Korupsi yang dilakukan terdakwa saat mengerjakan proyek jalan menuju Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Desa Labuhanratu Enam, Kecamatan Labuhanratu, Lampung Timur dengan pagu anggaran sebesar Rp3,5 miliar," kata Jaksa di persidangan, Selasa (19/3/2019).

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR