BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Bandar Lampung menuntut terdakwa Liones Wangsa alias ONG Liones dengan pidana penjara selama 1 tahun enam bulan kurungan atas perkara korupsi pembangunan pabrik es di Pelabuhan Lempasing.

Selain pidana penjara, Liones juga dijatuhi pidana denda Rp50 juta subsider 4 bulan kurungan. Terdakwa juga diwajibkan membayar uang kerugian negara sebesar Rp309 juta. Menurut Jaksa Randy Al Kaisya, terdakwa Liones Wangsa terbukti secara sah meyakinkan bersalah berdasarkan Pasal 3 Jo 18 Undang-undang RI No 31 Tahun 1999 sebagai diubah dan ditambah dengan Undang-undang RI No 20 2001 Tentang perubahan atas Undang-undang RI No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupai Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.



"Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Liones Wangsa dengan pidana penjara selama satu tahun dan enam bulan penjara, serta pidana denda Rp50 juta dan uang pengganti sebesar Rp309 juta," kata Jaksa Randy di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang Kamis (9/8/2018).

Seusai Jaksa membacakan surat tuntutan, Mansur selaku Hakim Ketua mempertanyakan kepada Jaksa apakah terdakwa ini telah mengembalikan kerugian negara secara keseluruhan. Jaksa lantas menjawab jika Liones telah membayar kerugian negara namun masih ada sisa.

"Masih ada sisa majelis Rp109 juta, tapi sudah dibayarkan sama terdakwa hari ini hanya saja belum disetorkan ke kas negara," katanya.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR