Bandar Lampung (Lampost.co): Terdakwa ke tujuh kasus korupsi pengadaan kapal penumpang di Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran di vonis 1 tahun penjara di Pengadilan Negeri Kelas 1 A,  Tanjungkarang,  Bandar Lampung, Senin,  23 September 2019.


Terdakwa yaitu Sahmin (45) warga Jalan Kapten Abdul Haq, Kelurahan Rajabasa, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung pada sidang sebelum nya dituntut 18 bulan penjara.




Enam terdakwa sebelumnya telah di vonis yaitu Maddawami selaku kuasa  pengguna anggaran (KPA), Ponirin (alm),selaku panitia penerima hasil pekerjaan (PPHP), Cendrahadi,  dan Chalipah selaku anggota PPHP, juga Sri Andarwati sebagai Direktur CV. RR Jaya atau pemenang tender. 


Humas PN Tanjungkarang Pastra Joseph Ziraluo mengatakan terdakwa Sahmin (45) divonis lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut terdakwa 18 bulan penjara.

 
"Terdakwa divonis satu tahun penjara dan denda Rp50 juta,subsider satu bulan penjara," kata Pastra Joseph Ziraluo saat diwawancarai awak media di rungan kerjanya, Senin,  23 September 2019.

Diberitakan sebelumnya,  sidang yang diketuai majelis hakim, Syamsudin dan jaksa penuntut umum, (JPU)  Dodi Ariansyah mengatakan,  terdakwa Sahmin dinyatakan sah serta meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.

Ia  diancam pidana dalam pasal 2 Jo Pasal 18 ayat (1) UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.
Menuntut pidana pejara terhadap terdakwa Sahmin dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan 6 (enam) bulan," kata  Dodi Ariyansyah.


Selain, ancaman hukuman pidana 18 bulan penjara, terdakwa Sahmin juga dikenakan denda sebesar Rp50 juta dan apabila denda tersebut tidak dibayar makan diganti dengan hukuman penjara selama tiga bulan penjara dengan perintah tetap ditahan.

"Peran terdakwa dalam kasus tersebut selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada proyek Pengadaan Kapal penumpang Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran Tahun Anggaran 2016, dengan nilai Rp403 juta," ujarnya.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR