MENGGALA (Lampost.co)-- Mujiati warga Kampung Penawarjaya, Kecamatan Banjarmargo mengaku seakan terhipnotis saat pelaku meminjam dan membawa kabur motor miliknya.

"Saya itu kayak kesirep gitu. Saya mau ngucap minta KTP atau apa gitu buat jaminan enggak keucap, karena enggak ada rasa curiga.Setelah sepuluh menit kemudian baru saya sadar kok saya minjemin motor tapi enggak mintain jaminan apa-apa," kata dia, kepada lampost.co, Sabtu (11/8/2018).



Padahal sebelum kejadian, dirinya tidak pernah meminjamkan motor miliknya kepada orang lain. "Selama enam tahun saya punya motor, enggak pernah kuncinya saya lepasin ke orang lain. Ada orang pinjem motor mau beli rokok di depan aja, anakku yang saya suruh beliin," ujarnya.

Dia menceritakan, awalnya dirinya dikenalkan oleh kerabatnya dengan seorang laki-laki yang hendak membeli motornya. Usai tawar menawar, pelaku meminta diantarkan pulang ke sebuah rumah makan dan berjanji akan segera datang kembali untuk mengambil motor.

Tidak berselang lama lanjutnya, pelaku kembali datang berjalan kaki ke kediamannya. Pelaku meminjam motor korban dengan alasan hendak menjemput istrinya dan mengambil uang pembayaran.

Menurutnya, pelaku dikenal dengan nama Yantori. Namun, dia tidak mengetahui secara persis alamat tempat tinggal pelaku. Sebab, pelaku dikenalkan oleh seorang warga yakni Edi dengan salah satu kerabatnya.

Kapolsek Banjaragung Kompol Rahmin membenarkan, kejadian tersebut. Dia mengaku, saat ini jajarannya tengah berusaha melacak keberadaan pelaku penggelapan motor warga.

"Iya, bener ada kasus penggelapan. Sedang kita lacak keberadaan pelaku. Mudah-mudahan secepat mungkin dapat kita tangkap," kata dia.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR