BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Tim Investigasi Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang dipimpin Ketua Umum Arist Merdeka Sirait menyebutkan korban terduga pelaku kekerasan seksual di salah satu pondek pesantren di Lampung Selatan mencapai 14 siswa.

Hal itu terungkap saat KPAI mendatangi Polsek Natar untuk melakukan koordinasi kepada aparat kepolisian terkait kasus dugaan kejahatan seksual tersebut, Sabtu (13/1/2018). 



Pantauan Lampost.co Arist datang didampingi dua asistennya dan diterima langsung oleh Kapolsek Natar, Komisaris Eko Nugroho. Seusai pertemuan tertutup tersebut, kepada awak media, Arist mengaku mengkonfirmasi adanya laporan dugaan kejahatan seksual tersebut.  

"Kami melakukan crosscheck ke aparat penegak hukum. Betul tidak ada laporan dugaan kasus kejahatan seksual ini. Dan ternyata betul ada, dan sedang dilakukan penyelidikan oleh kepolisian," kata dia di mapolsek Natar.

Kejahatan seksual diduga dilakukan tiga orang pelaku yang saat ini telah diproses dan ditahan di Polsek Natar. Ketiga terduga pelaku tersebut yakni tenaga pendidik pesantren, petugas kebersihan, dan satu jemaah pondok tersebut. Adapun dari hasil pemeriksaan sementara korban terduga pelaku kekerasan seksual mencapai 14 orang siswa.

"Antara 8 sampai 14 korban, seluruhnya siswa laki laki," lanjut Arist. 

Pihaknya juga telah menemui empat dari 14 korban dugaan kejahatan seksual tersebut dan dilakukan pendampingan.

"kami sudah ketemu empat korban dan telah dilakukan pendampingan untuk memulihkan psikologis korban," katanya. 

Arist mengaku mendapatkan laporan dari masyarakat dan telah menemui langsung tiga korban yang melapor berinisial IF, JH, dan MP.  "korban rata rata berumur 15-18 tahun, sementara pelaku berumur sekitar 35-40 tahun" tutup dia. 

Sementara itu Kapolsek Natar, Eko Nugroho membenarkan pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus dugaan kejahatan seksual tersebut. Namun ia enggan memaparkan detil kasus tersebut.

"Iya masih kami selidiki. Mengumpulkan barang bukti dan keterangan," kata dia singkat.

loading...

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR