JAKARTA (Lampost.co) -- Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman Djohan mengatakan jumlah manifes Pesawat Lion Air yang jatuh di perairan karawang Jawa Barat sebanyak 189 penumpang.

Dari 189 manifes tersebut, menurut Erzaldi, banyak penumpang yang menjadi korban dari sejumlah instansi pemerintah di lingkungan Provinsi Babel termasuk instansi pemerintah vertikal.



"Saya minta nanti yang korban dari instansi pemerintah, kepala dinasnya dapat mendata," pinta Erzaldi Senin (29/10).

Erzaldi meminta setiap keluarga korban didata untuk diberangkatkan ke posko di Jakarta.

"Untuk dua keluarga korban kita berangkatkan ke posko Basarnas di Jakarta," ujarnya.

Pantuan media indonesia, ratusan keluarga korban telah berkumpul di posko bandara Depati Amir, termaksuk dari sejumlah instasi pemerintahan di Babel, Seperti PU PR, BPK RI, KPP Pratama Bangka dan Pangkalpinang, Polda Babel, Disdik dan PT Timah.

Untuk di ketahui, Pesawat Lion Air JT-610 Rute Jakarta-pangkalpinang take off pukul 06.20 WIB mengalami lost contact dan jatuh di perairan Karawang Jawa Barat pukul 06.33 WIB.

 

 

loading...

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR