KOTABUMI (Lampost) -- Jembatan di jalan lintas Sumatera, Desa Waykunang, Kecamatan Abung Kunang keadaannya rusak parah.

Berdasarkan pemantauan Lampost.co di lapangan, Rabu (16/5/2018), selain berlubang cukup dalam jembatan yang telah dibangun puluhan tahun itu digenangi air. Selain disebabkan hujan turun, drainasenya pun buruk, karena sering diperbaikki aspalnya. Sehingga saluran pembuangan menjadi tertutup, praktis keadaan menjadi macet saat memasuki libura atau hari besar keagamaan.



"Lumayanlah mas, selain lubangnya dalam-dalam akibat hujan barusan tidak terlihat karena digenangi air. Kami cukup kerepotan yang memakai sepeda motor, apalagi kendaraannya besar-besar," kata Ari, salah seorang pengendara yang melintas.

Praktis jalanan menjadi macet, karena para pengendara banyak yang pulang kampung memasuki awal ramadhan 1439 H. Sehingga pengendara harus ektra hati-hati, selain rusak hal itu juga diperparah dengan lebar jalan sangat sempit.

"Harapannya sih cepat diperbaikki, karena kalau ditengah jembatan sudah layak kubangan kerbau saat hujan turun. Selain dikibatkan kendaraan besar melintas berat, seperti batubara dan lainnya. Hal ini juga diperparah dengan keadaan drainase disekitar jembatan kurang memadai, " kata warga lainnya.
 

PENULIS

Fajar Nofitra

TAGS


KOMENTAR