KALIANDA (lampost.co) -- Kondisi ruas jalan Alternatif Desa Kualasekampung-Bandaragung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, dikeluhkan masyarakat setempat. Hal ini dikarenakan, jalan penghubung antar kabupaten itu rusak parah.

Berdasarkan penelusuran Lampost.co, ruas jalan sepanjang 4,5 kilometer itu sangat memprihatinkan kondisinya dan sulit dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Bahkan, di saat musim penghujan ruas jalan penghubung Lampung Selatan dan Lampung Timur itu dipenuhi kubangan air.



Candra (35) warga Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi mengatakan jalan tersebut sangat vital bagi masyarakat setempat untuk menuju Kantor Camat Sragi dan ke Kalianda. Namun, lebih dari lima tahun kondisi jalan itu rusak parah.

"Meskipun ruas jalan Desa Bandaragung - Kualasekampung itu adalah jalan alternatif, tapi bagi masyarakat Desa Bandaragung sangat vital untuk melakukan aktivitas sehari-hari menuju ke Kalianda maupun sebaliknya," kata dia, Rabu (23/5/2018).

Dia mengatakan kondisi jalan milik kabupaten itu lapisan aspal jalan mengelupas dan banyak dipenuhi lubang menganga di badan jalan. Tak sedikit pengguna jalan mengalami kecelakaan lalu lintas untuk menghindari kerusakan dan lubang tersebut.

"Hampir semua badan jalan terkelupas aspalnya. Bahkan, banyak lubang besar yang mengancam keselamatan pengendara sepeda motor. Kami harap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut," katanya.

Hal senada diungkapkan, Aan Sutikno (42) warga Desa Kualasekampung. Dia mengatakan ruas jalan Desa Kualasekampung-Bandaragung merupakan akses alternatif pengguna jalan menuju jalan lintas Timur (Jalintim) dan ke Desa Bandaragung. "Kami berharap akses jalan ini diperbaiki. Sebab, jalan itu menjadi jalur untuk mengangkut hasil pertanian. Dengan kondisi rusak saat ini kendaraan mobil sulit untuk masuk," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR