SOLO (Lampost.co)--ejumlah tokoh perempuan Solo berkumpul dan mendeklarasikan dukungan politiknya kepada pasangan calon Pemilu Presiden Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, Rabu (9/1/2019).

Grup sukarelawan ini memperkenalkan diri sebagai Komunitas Srikandi Indonesia (KSI) dengan Ketua Umum Yanti Rukmana. Turut hadir Direktur Penggalangan Pemilih Perempuan TKN KIK Ida Fauziyah, aktivis perempuan di bidang pendidikan Henny Supolo, dan Sudjiatmi Notomihardjo, ibunda dari Presiden Joko Widodo.



“Perempuan sebagai pilar pembangunan. Kontribusi perempuan, apa pun profesi pilihannya, di mana pun tempatnya, kontribusinya besar untuk Indonesia maju dan kuat,” ujar Ida Fauziyah.

Ida juga menjelaskan mayoritas perempuan Indonesia ingin sesuatu yang nyata, yang sudah terbukti memudahkan tugas sebagai ibu. Program-program seperti KIP, KIS, dan subsidi BPJS Kesehatan telah membantu perbaikan hidup anak-anak.

"Saat ini, 50% pelaku UMKM adalah perempuan, yang kontribusinya terhadap PDB meningkat dari 57,84% menjadi 60,34% dalam 4 tahun terakhir, sehingga jelas terbukti menciptakan peluang kerja lebih banyak,” tambahnya. 

Hal senada tecermin dari pergerakan KSI ini. Program utama KSI ialah membantu kegiatan ekonomi pengrajin perempuan, ibu bakul sayur dan jamu, pekerja informal, juga asisten rumah tangga. KSI juga diharapkan dapat menggiring suara petani perempuan kepada pasangan calon nomor urut 01. 

“Kita semua bertanggung jawab untuk memilih presiden yang juga pendidik bangsa. Setiap langkah dan tutur kata dapat dijadikan contoh karena memiliki kesadaran kesetaraan, mampu mendengar dan memberi kesempatan pada yang lain untuk bicara, dan merangkul kebinekaan sebagai kekuatan bangsa,” kata Henny Supolo mengenai tanggung jawab perempuan Indonesia dalam pesta demokrasi.

loading...

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR