DIENG (Lampost.co) -- Komunitas sepeda motor yang menamakan diri Suzuki Pulogadung Touring Division (S'Pong) menggelar kegiatan touring ke Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah, akhir pekan lalu.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 30 sepeda motor dari varian Suzuki Bandit, GSX-S 150, GSX-R 150, Satria FU 150 hingga Suzuki Burgman 200 ini disebut mengambil lokasi tersebut dikarenakan Dataran Tinggi Dieng sebagai destinasi akhir pekan yang menarik, selain dari daya tarik kultur yang unik Dieng juga merupakan tempat wisata yang cukup mudah dijangkau.



Presiden S'Pong Touring David Asantri, mengungkapkan bahwa touring kali ini memberikan pengalaman yang lebih kepada para anggota, dengan melakukan touring yang santai namun juga menantang ke Dataran Tinggi Dieng.

"Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin klub kami yang juga menjadi ajang pembuktian bahwa sepeda motor Suzuki Bandit, GSX-S150, dan juga Satria FU 150 merupakan sepeda motor yang sangat nyaman dipakai dalam perjalanan jauh seperti touring kali ini yang mencapai total 278 kilometer," katanya dalam keterangan resmi, Rabu, 11 September 2019.

Mengawali perjalanan dari Jl. Magelang, Yogyakarta, rombongan touring yang juga diikuti oleh komunitas lokal ini melakoni kurang lebih 3 jam perjalanan menuju Dieng, Wonosobo. Selama perjalanan, rombongan touring memilih jalur yang terbilang cukup unik karena pemilihan jalur lebih kepada jalan-jalan kecil yang menghubungkan antar desa.

Adapun pemilihan jalur ini disebut agar para anggota touring dapat merasakan sensasi berbeda pada saat berkendara dengan menikmati pemandangan dan jalan berliku khas jalur pedesaan. Keindahan alam yang luar biasa disuguhkan selama perjalanan, aspal yang mulus serta angin sejuk menambah kenikmatan saat berkendara menuju ke Dataran Tinggi Dieng.

Sesampainya di area Dieng Plateu para rombongan touring memilih Kawah Sikidang untuk beristirahat melepas lelah selama perjalanan. Tak berselang lama, rombongan pun kembali melanjutkan perjalanan selama 1 jam menuju lokasi makan siang bersama di sebuah restoran ikonik di atas bukit, yaitu Waroeng Joglo.

Beranjak dari restoran ikonik, rombongan kembali menempuh perjalanan menuju Candi Borobudur dan Candi Mendut serta kembali ke Yogyakarta. Uniknya, para rombongan S'Pong Touring ini kembali memilih jalur yang berbeda, yakni bukan jalur umum. Jalur yang dipilih adalah jalur pedesaan yang cukup menantang untuk ditaklukan.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR