BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dua kepala daerah yakni Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Walikota Bandar Lampung Herman HN kompak naik tank Leopard keliling kota Bandar Lampung, Selasa (20/8/2019). Tak hanya berdua, Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto, Danrem 043/Gatam Kol. Inf. Taufiq Hanafi, Danlanal Kolonel Laut Albertus Agung Priyo S dan masyakat juga memenuhi bahu tank perang tersebut.

Konvoi kendaraan dalam rangka Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) sekaligus Pameran Alutsista TNI Angkatan Darat dalam rangka Latihan Antar Cabang (Ancap) tahun 2019 yang digelar di Baturaja, Sumatera Selatan beberapa waktu lalu. Konvoi tersebut dimulai dari Lapangan Enggal Korem 043/Gatam - Jalan Sriwijaya - Jalan Tulang Bawang - Jalan Raden Intan dan Finish di Bundaran Gajah Tugu Adipura. 2 unit Tank Leopard beserta 12 kendaraan tempur milik TNI Angkatan Darat meramaikan acara tersebut.



Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan bahwa dalam rangka peringatan HUT RI, semua lapisan baik Birokrasi, TNI, pelajar, anak muda dan masyarakat luas bersatu padu untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

"Jadi kebersamaan dan persatuan yang akan menumbuhkan kekuatan harus dikedepankan. Kemudian juga ditopong dengan kemampuan daerah dari segi ekonomi, budaya dan sebagainya," katanya.

Sementara itu Walikota Bandar Lampung, Herman HN mengucapkan terima kasihnya kepada pasukan Ancab Tahun 2019 yang bersedia singgah dan menyapa warga Bandarlampung. ”Sukses selalu untuk TNI dan terus jaya dalam menjaga kesatuan dan persatuan negara kita,” katanya.

Sementara Dandim 0410/KBL Letkol Arm Wahyu Jatmiko mengatakan, penyelenggaraan pameran alutsista ini diadakan secara mendadak. Konvoi kendaraan ini memang akan bertolak dari Baturaja menuju Pulau Jawa. Kemudian ia mengatakan pameran ini digelar untuk menunjukkan betapa kuatnya ikatan antara masyarakat dengan TNI. 

”Melihat antusias masyarakat tadi betapa mereka mencintai TNI. Kita perkenalan ke masyarakat bahwa TNI kuat. Siapa saja boleh naik kendaraan tempur, ini punya rakyat kok,” katanya. 

 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR