PANARAGAN (Lampost.co) -- Dinas pertanian kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dikabarkan telah mendistribusikan bibit jagung varietas Hibrida dari kementerian peranian kepada kelompok tani. 

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat bercocok tanam kembali jagung sehingga dapat mewujudkan swasembada jagung di daerah ini.



Demikian dikatakan anggota Komisi B DPRD Tubaba, Gunawan agung kuncoro kepada lampost.co, Kamis (31/5/2018) untuk itu pihaknya penerima bantuan dapat memanfaatkan dengan semaksimal mungkin. 

"Kami siap mengawal bantuan jagung hibrida itu, harus tepat sasaran produksi seperti yang direncanakan, jangan sampai ada penyimpangan penyaluran benih kepada kelompok tani yang dilakukan oleh PPL, maupun gapoktan laporkan saja ke dinas pertanian setempat," ujarnya, Kamis (31/5).

Pengawasan oleh anggota legislatif dari partai Nasdem tersebut diantaranya  tidak diperbolehkan melakukan relokasi sendiri dengan memberikan kepada petani yang bukan anggotanya, terlebih adanya beban biaya bagi anggota penerima bantuan tersebut. 

“Jangan sampai ada kelompok tani mempunyai kebijakan melakukan pungutan dengan alasan pengembangan. Jika ada kebijakan itu harus disepakati seluruh anggota dan dana yang terkumpul jelas peruntukannya serta dilaporkan ke PPL, Babinkantibmas, kepala tiyuh serta lurah setempat,“ tambahnya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR