METRO (Lampost.co)--Komunitas Berbagi Lampung atau lebih dikenal dengan Kombi Lampung menjadi salah satu komunitas yang terus konsisten menjalankan program-programnya di bidang sosial dan pendidikan. Komunitas ini menjadikan anak yatim/duafa dan keluarga kurang mampu sebagai sasaran programnya. 

Guna memperkuat tali silaturahmi di antara sukarelawan, Kombi Lampung menggelar pertemuan sukarelawannya se-Lampung, Minggu (1/4/2018), di Restoran Lumbung Sambel, Kota Metro. Pertemuan yang baru pertama kali digelar itu dihadiri sekitar 40 sukarelawan Kombi dari Lampung Tengah, Metro, Lampung Timur, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Bandar Lampung.
Founder Kombi Lampung, M Dedy Kurniawan, menjelaskan kegiatan Ngobrol Bareng Relawan ini mengambil tema Relawan itu Terpanggil, Bukan Dipanggil. Menurutnya, tujuan dari kegiatan tersebut adalah memupuk silaturahmi antasukarelawan Kombi dan saling memberi semangat untuk lebih bermanfaat bagi orang lain. 
"Dalam kegiatan tersebut kami membahas tentang peran sukarelawan, pengenalan Kombi, persiapan program bulan Ramadan dan sukarelawan diberi tantangan ke lapangan untuk melakukan aksi sosial," ujar Dedy.
Tria, salah satu sukarelawan Kombi, mengatakan kegiatan tersebut sangat seru dan banyak manfaat yang dapat diambil. "Selain lebih mengenal Kombi dan berkenalan dengan sukarelawan Kombi se-Lampung, kami juga diberi tantangan ke lapangan untuk melakukan aksi sosial di sekitar tempat acara. Ada yang membersihkan sampah dan tempat wudu masjid, ada kelompok yang membagikan makanan, ada kelompok yang membantu anak jalanan dan memberikan bubur kepada tukang becak," kata Tria. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR