BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Nampaknya Satgas Mafia Bola di seluruh Indonesia, khususnya Lampung harus bekerja ekstra, Pasalnya potensi-potensi mafia bola bakal ada. Judi bola secara online pun sudah masif terjadi, lewat rumah judi online yang pusatnya di luar Indonesia.

Wakil Ketua Wakil Ketua Asprov PSSI Lampung Adolf Ayatullah Indrajaya pun mendapatkan informasi, bahkan judi bola online, sudah sampai mempertaruhkan pertandingan di liga 3 Indonesia.



Tentunya dengan adanya judi ,selalu ada potensi pertandingan yang dijadikan oleh Runner (sebutan pelaku), guna mengatur skor dengan berbagai cara seperti menyuap perangkat pertandingan, tim, hingga pemain bisa saja terjadi.

"Sekarang, situs judi sudah masuk ke level Liga 3 lokal,  Ini jadi satu sinyalemen yang perlu diwaspadai pelaku sepakbola, harusnya disikapi secara khusus," ujarnya kepada Lampost.co, Selasa (13/8/2019).

Dolop sapaan akrabnya mengatakan, Setidaknya ia mendapatkan informasi, dari oknum pejudi bola jika klub di liga 3 memang sudah bisa dijadikan ajang taruhan, situs judi, bahkan juga sampai ke liga 1.

"Dikabari kemaren, sudah ada di Semacam situs kayak 365 bet dan sebagainya, saya dapat dua kali laporan sama pejudi, laga (dipilih pejudi), waktu SS Lampung FC kalah sama Putra Jaya Lampung Timur, sama SS Lampung FC menang sama Lampung United (liga 3), mungkin yang kalah aja dia lapor, kalau menang enggak, hehehe," kata dolop Sambil Tertawa.

 

Menurut Dolop, potensi pengaturan skor bisa saja terjadi, jika pemain, pelatih, wasit dan manajemen dapat ditekan atau diatur bahkan diintimidasi oleh Mafia.

"Potensi bisa terjadi, misal saya ilustrasikan saya sebagai bos (judi mafia) taruhan 1 miliar,  ya keluarin uang 100 juta, kan kecil (pengaturan skor)," katanya.

Karenanya Dolop sangat mendukung adanya perluasan satgas mafia bola, khususnya di Lampung. Satgas perlu menggandeng seluruh stakeholder, PSSI bahkan sampai suporter bola untuk memberantas mafia.

"Sepakbola itu ada tiga pondasi utamanya; Pembinaan, Prestasi dan Industri Olahraga, Praktik pengaturan skor, suap, judi dan lain-lain, adalah perusak pembinaan dan prestasi," katanya.

Klub asal Lampung yang berlaga di kasta tertinggi hanya 1, yakni Perseru Badak Lampung FC, kemudian tak ada satu tim pun yang berada di liga 2, namun ada satu tim yang saat ini berada di zona Nasional liga 3 yakni, Lampung Sakti, kemudian ada beberapa klub yang sedang menonjol di liga 3 regional Lampung Seperti SS Lampung FC, Lampung United, PSBL, Lampung FC, AD Sport

Pemanantauan Lampost.co di situs livebet.com, pun memang sudah ada pilihan untuk memasang taruhan pada macth liga tiga, khususnya pertandingan Lampung.

Contohnya Pringsewu FC vs Persilab Lampung Barat pada(29/7/2019), kemudian ada juga laga liga 1 pada (21/6/2019), antara Badak Lampung vs Semen Padang.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR